KABAR FIKKIA – Suasana meriah dan penuh antusiasme mewarnai pelaksanaan Sunrise of Java Festival (SOJF) 2025. Festival musik pelajar dan mahasiswa digelar dalam rangka Dies Natalis ke-11 Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga pada Sabtu (06/12/2025) di Banyuwangi Park. Berlangsungnya SOJF 2025 menghadirkan hiburan musik, kreativitas mahasiswa, serta menjadi ajang silaturahmi civitas akademika, alumni, dan masyarakat Banyuwangi.
Nama Sun Rise of Java tersebut dipilih karena Banyuwangi dikenal sebagai daerah pertama di Pulau Jawa yang menyambut terbitnya matahari. Hal tersebut melambangkan semangat optimisme, harapan baru, dan perjalanan panjang yang terus digaungkan FIKKIA dalam kontribusinya terhadap pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Gong dipukul oleh Wakil Dekan I Ivan Rahmatullah, dr., MPH., Ph.D., Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Reza Adrio Fahrezi (KH 22), bersama Ketua Pelaksana Muhammad Althoffaroz Bahrain (KU 24) menandai dimulainya SoJF 2025.
“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan, sponsor, pendukung, serta masyarakat yang telah hadir dan ikut meramaikan acara ini. Semoga tahun depan Sunrise of Java Festival bisa terlaksana kembali dengan konsep yang lebih baik, lebih besar, lebih meriah, dan lebih sukses,” ungkap Faroz.
Ia menambahkan bahwa SOJF 2025 diharapkan terus menjadi ruang ekspresi, persatuan, dan kontribusi mahasiswa untuk Banyuwangi serta dunia pendidikan.
Hadirkan Panggung Musik untuk Mahasiswa dan Pelajar Banyuwangi
Penampilan pembuka, panggung dihebohkan dengan kehadiran Armadilo Band, D’Bulls Band, dan Amnion Band. Ketiganya sukses menghidupkan suasana dengan deretan lagu populer. Sorak dan tepuk tangan dari penonton makin menambah semangat para penampil di atas panggung.

Pada hari yang sama, SOJF 2025 juga menyelenggarakan lomba Solo Vocal bagi pelajar usia 13–18 tahun se-Banyuwangi . Seleksi berlangsung pagi hari dengan penampilan epik 20 peserta pelajat SMP dan SMA. Kompetisi olah vokal tersebut berhasil dimenangkan oleh Wanda dari SMAN 1 Banyuwangi (Juara 1), Catherine Grace dari SMPN 1 Banyuwangi (Juara 2), dan Sakina Juniarahma dari SMAN 1 Giri (Juara 3). Sebagai bentuk apresiasi, Wanda selaku Juara 1 mendapat kesempatan tampil di panggung utama pada malam puncak SOJF 2025

Kreativitas mahasiswa FIKKIA turut menyemarakkan SOJF 2025 melalui penampilan dari setiap Program Studi (Prodi). Prodi Kedokteran Umum menampilkan paduan suara, sementara Prodi Kedokteran Hewan dan Akuakultur memeriahkan acara melalui penampilan band. Adapun Prodi Kesehatan Masyarakat menghadirkan penampilan duet vocal yang memberikan warna keberagaman talenta dalam lingkungan kampus.

Puncak kemeriahan hadir saat EASTLANECOLLECTIVE sebagai guest star tampil. Aksi panggung DJ yang enerjik dan interaktif, iringan electronic beat, visual panggung, dan gemerlap cahaya menjadikan penutup SOJF 2025 berlangsung spektakuler.
Sunrise of Java Festival 2025 tidak hanya menjadi pesta hiburan, tetapi juga simbol perjalanan dan harapan bagi FIKKIA UNAIR untuk terus berkembang, berprestasi, serta memberi dampak positif lebih luas bagi masyarakat. Dengan semangat “terbitnya matahari dari timur,” FIKKIA optimis melangkah menuju masa depan pendidikan yang lebih cerah dan berdaya saing.
Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Avicena C. Nisa
