
Daun kelor dikenal kaya nutrisi dan mengandung senyawa alami yang dapat membantu meningkatkan produksi susu melalui kerja hormon oksitosin dan prolaktin. Penelitian ini meneliti manfaat daun kelor pada kelinci lokal, khususnya terkait kebuntingan, jumlah anak yang dilahirkan, dan daya hidup anak kelinci hingga usia 30 hari.
Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian daun kelor tidak banyak memengaruhi peluang kelinci menjadi bunting maupun jumlah anak yang lahir. Namun, manfaat nyata terlihat pada tingkat kelangsungan hidup anak kelinci. Anak kelinci dari induk yang mengonsumsi daun kelor memiliki tingkat hidup yang jauh lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Temuan ini menunjukkan bahwa daun kelor berpotensi membantu meningkatkan kesehatan dan daya hidup anak kelinci, kemungkinan karena dukungannya terhadap produksi susu induk.
Baca artikel selengkapnya: Effect of Addition of Moringa (Moringa oliefera) in The Feed on Conception Rate, Litter size and Survival Rate of Local Rabbits in Indonesia | The Indian Veterinary Journal
Infografis: Ragil Angga Prastiya, drh., MSi dan Azhar Burhanuddin, S.KH
