FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

PPDH FIKKIA UNAIR Kuatkan Peran Ketahanan Pangan Lewat PKL Perunggasan di KOPLAR Comfeed Makmur

KABAR FIKKIA – Penguatan ketahanan pangan nasional menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan saat ini yaitu dengan penguatan produksi pangan berbasis sumber daya dalam negeri dan penguatan sektor peternakan. Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia unggul, salah satunya melalui program PKL perunggasan mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) yang berorientasi pada skill dan pengetahuan ketahanan pangan.

Mahasiswa PPDH FIKKIA Universitas Airlangga mengikuti program magang di Koperasi Karyawan Comfeed Makmur (KOPLAR Comfeed Makmur) yang berlokasi di Tongas, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan magang ini berlangsung dalam rentang 15 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026. KOPLAR Comfeed Makmur sendiri mengelola populasi ayam dengan total mencapai 136 ribu ekor. Pada kandang close house layer, populasi tercatat sekitar 26 ribu ekor, sementara pada kandang open house, setiap kandang diisi sekitar 3.600 ekor. Skala populasi tersebut memberikan pengalaman lapangan yang nyata bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan kesehatan hewan, biosekuriti, serta efisiensi produksi. 

Pengecekan kesehatan anak ayam dan memastikan kelembaban kandang sesuai perkembangan. Sumber: Istimewa

Mahasiswa PPDH FIKKIA mendapatkan pembelajaran langsung terkait manajemen kandang, sanitasi, serta manajemen kesehatan hewan pada berbagai sistem pemeliharaan, mulai dari kandang close house layer, close house pullet, hingga open house layer. Pembelajaran ini menjadi bekal penting bagi calon dokter hewan dalam memahami pengelolaan peternakan ayam petelur secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Pada kandang modern dengan sistem close house, kita mempelajari pengaturan suhu dan kelembaban yang dapat dikendalikan secara optimal untuk menjaga kenyamanan ayam dan mendukung performa produksi,” kata Muhammad Aqil Kurnianto yang merupakan  salah satu mahasiswa PPDH FIKKIA Gelombang II yang ikut magang. 

Mahasiswa melakukan kegiatan timbang berat badan harian. Sumber: Istimewa

Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan sistem open house yang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan luar. Serta memiliki keterbatasan dalam pengendalian iklim kandang.

Melalui program magang ini, mahasiswa PPDH FIKKIA tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan sarjana, tetapi juga memperdalam kompetensi praktis yang tidak sebatas teori. Peran dokter hewan dituntut mampu menjamin kesehatan ternak, keamanan produk hewan, serta keberlanjutan produksi pangan asal hewan.

Dengan keterlibatan langsung di sektor perunggasan, magang PPDH FIKKIA di KOPLAR Comfeed Makmur diharapkan mampu mencetak dokter hewan yang profesional, adaptif, dan siap berkontribusi nyata dalam mendukung agenda besar ketahanan pangan nasional sebagaimana dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, melalui sistem peternakan yang sehat, efisien, dan berdaya saing.

Penulis: Azhar Burhanuddin 

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *