
Ikan Kuhli loach (Pangio kuhlii) adalah komoditas ikan hias populer dengan nilai ekonomi tinggi. Namun, ketergantungan pada tangkapan alam mengancam populasi aslinya, sehingga budidaya ex-situ menjadi sangat krusial. Tantangan utama dalam budidaya adalah penurunan kualitas warna dan adaptasi pakan buatan. Penelitian ini menguji penggunaan tepung Spirulina sp. sebagai suplemen pakan untuk meningkatkan pertumbuhan, pigmentasi, dan performa reproduksi.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima dosis suplemen Spirulina sp.: 0, 25, 50, 75, dan 100 g/kg pakan. Sebanyak 400 ekor ikan dipelihara selama 40 hari. Parameter yang diukur meliputi laju pertumbuhan spesifik (SGR), analisis warna digital (CMYK) dan kolorimetri (Lab*), kandungan karotenoid kulit, sel melanosit, serta Indeks Gonadosomatik (GSI). Pemberian Spirulina sp. secara signifikan meningkatkan pertumbuhan bobot dan SGR, dengan hasil optimal pada dosis 50–75 g/kg tanpa memengaruhi kelangsungan hidup.
Secara estetika, intensitas warna gelap dan kandungan karotenoid tertinggi dicapai pada dosis 75 g/kg, di mana ikan jantan menunjukkan respons warna yang lebih tajam dibandingkan betina. Selain itu, nilai GSI meningkat seiring bertambahnya dosis, mencapai puncaknya pada 100 g/kg. Disimpulkan bahwa dosis 50 g/kg efektif untuk pertumbuhan, sedangkan 75 g/kg paling optimal untuk kualitas warna.
Baca artikel selengkapnya disini The effect of dietary Spirulina sp. supplement on coloration, reproduction improvement and some biological parameters of Kuhli loaches (Pangio kuhlii) | Aquaculture International | Springer Nature Link
Infografis: Nirmala Sagita
Penulis: Darmawan Setia BUdi, S.Pi., M.Si dan
