
Sekian lama mengikuti perkuliahan secara online, untuk pertama kalinya mahasiswa program studi Akuakultur Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam adakan Praktikum Lapang untuk mata kuliah Ekologi Perairan.
Praktikum lapang dilakukan di tambak Marine Station yang berada di kawasan pantai Cemara, Banyuwangi. Kegiatan diikuti oleh 42 mahasiswa semester dua, bersama Prayogo, S.Pi., M.P sebagai dosen dan Luailiun Nadliroh, S. Pi selaku laboran Laboratorium Akuakultur
Di Praktikum Mata kuliah Ekologi perairan, mahasiswa berkesempatan melakukaan uji kualitas air yang mengukur beberapa faktor penentu. Faktor tersebut antara lain jumlah oksigen terlarut dalam air, salinitas, tingkat kecerahan air, kandungan nitrat, nitrit, amoniak dan fosfor. Mahasiswa peserta praktikum lapang tidak perlu khawatir, semua alat dan bahan untuk pengujian difasilitasi oleh laboratorium akuakultur sendiri.
“Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya adalah air. Uji kualitas air penting dilakukan oleh pembudidaya ikan guna mengetahui kelayakan air selama proses budidaya. Ikan dapat tumbuh maksimal apabila indikator kualitas air terpenuhi sesuai tahap perkembangan”. Ungkap Prayogo saat menyampaikan materi
“Kemarin-kemarin kita masih materi saja, hanya tahu teori ini itu. Akhirnya kita terjun kesini langsung, dan ini panas banget tapi kita masih terus semangat”. Begitu kata Dewi, salah satu mahasiswa.
Mahasiswa yang mengikuti kuliah dari rumah dan menerima materi secara virtual melalui zoom, menjadi antusias ketika diajak terjun langsung ke lapangan meskipun cuaca sedang panas. Mereka bisa mempraktekkan materi belajar yang sebelumnya didapat saat kelas daring.
Ada juga yang memberi tanggapan bahwa kuliah dengan praktek membuatnya lebih mudah memahami materi yang diberikan. “Praktikum lapang membantu saya dalam belajar dan melihat budidaya ikan air tawar adalah sesuatu yang menyenangkan”. Pendapat mahasiswa lain
Tidak sedikit peserta mengeluhkan panas terik matahari, tapi mereka tetap semangat melakukan uji kualitas air di tambak. Mulai pengambilan sampel air, pengujian di laboratorium, hingga penyusunan laporan hasil uji.
