FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mengunjungi Budidaya Pembesaran Ikan Sea Bass dan Kerang Mediterania

Berbicara tentang budidaya pembesaran ikan Sea Bass, tidak ada salahnya kita mengunjungi farm ÖZSU di daerah Bornova-Izmir. Mari, simak perjalanan Muhammad Hanif Azhar, S.Pi., M.Si. dan Idil Salihoğlu mahasiswa doctoral Departemen Akuakultur, Universitas Istanbul, Turki.

ÖZSU merupakan perusahaan budidaya pembesaran ikan sea bass dan kerang mediterania (Mytilus galloprovincialis) yang berdiri pada tahun 2004. Perusahaan ini bergerak pada sektor pembenihan ikan sea bass dan sea bream, budidaya pembesaran di lepas pantai, serta produk olahan dan packing ikan segar. Perusahaan ÖZSU telah sertifikasi GLOBAL GAP dan telah mendapatkan izin dari kementerian Pangan, pertanian, dan Peternakan Turki.

Kegiatan yang kami lakukan adalah melihat unit pembenihan ikan sea bass dan sea bream, unit produksi pakan alami, laboratorium kesehatan, serta pada kegiatan pembesaran di lepas pantai (offshore aquaculture). Pada unit pemijahan dan pembenihan, kami dijelaskan tentang prosedur penerapan biosecurity serta pemeliharaan induk dan benih yang dilakukan dengan menggunakan sistem RAS.

Baca Juga : Belajar Teknologi Perikanan Modern di Izmir, Turki

Kualitas air dijaga selama proses pemeliharaan agar tetap dalam kondisi ideal. Selain itu monitoring terhadap kualitas dan kesehatan ikan juga dilakukan secara berkala. Pemberian pakan dengan kandungan nutrisi yang sesuai diberikan agar induk menghasilkan telur yang berkualitas dan benih ikan dapat tumbuh dengan optimal.

Gambar 1.  Unit Pembenihan ikan (a dan b); unit produksi pakan alami (c); Salah satu contoh penerapan biosecurity berupa bak pencucian transportasi dari luar (d) dan penggunaan perlengkapan (e)

Pada unit produksi pakan alami dijelaskan tentang kultur plankton secara semi massal menggunakan bak fiber. Pada unit laboratorium kesehatan dijelaskan bagaimana cara monitoring benih ikan sehat dan penanganan pada benih ikan yang sakit. Kemudian pada kegiatan pembesaran kami dijelaskan tentang prosedur kegiatan pembesaran di lepas pantai. Budidaya lepas pantai merupakan budidaya ikan yang dilakukan di daerah pantai yang terlindungi dengan kedalaman laut antara 10 sampai dengan 50m.

Pada kegiatan pembesaran sea bass di daerah lepas pantai, pada umumnya menggunakan sistem barge (Barge system) serta komputerisasi yang terkoneksi dengan internet. Sistem barge merupakan sistem pemberian pakan secara otomatis dan terkomputerisasi. Selain itu juga monitoring kondisi lingkungan, monitoring makan, serta kebiasaan organisme dilakukan selama 24 jam dengan menggunakan sistem komputerisasi. Data yang diperoleh kemudian disimpan di dalam komputer. Kegiatan pembesaran ikan sea bass akan dilakukan selama kurang lebih 12 sampai dengan 16 bulan tergantung dari besar ukuran ikan yang diinginkan pada saat panen.

Gambar 2.  Pemberian pakan dan monitoring pakan dengan menggunakan sistem barge (a, b, c); panen ikan sea bass (d)

Pembudidaya Kerang Mediterania Konvensional

Kunjungan kami lanjutkan ke tempat budidaya pembesaran kerang konvensional pada perairan terbuka. Selama proses pemeliharaan, kerang akan memanfaatkan pakan alami yang tersedia pada perairan. Kerang dipanen setelah mencapai ukuran 4-5 cm dengan waktu sekitar 3-5 bulan. Karena pemeliharaanya dilakukan secara konvensional di perairan terbuka, memungkinkan terdapat beberapa faktor yang dapat menyebakan kematian pada kerang serta berpotensi menyebabkan gagal panen. Hal ini disebabkan kontrol kualitas bergantung sepenuhnya pada alam, sehingga pembudidaya tidak dapat meminimalisir faktor resiko kematian kerang.

Gambar 3. Budidaya kerang mediterrania secara konvensional (a dan b); kerang mediterrania (c); kerang yang mati (d)

Penulis : Muhammad Hanif Azhar, S.Pi., M.Si 1,2. dan Idil Salihoğlu2

(Dosen Program Studi Akuakultur SIKIA Universitas Airlangga1,Mahasiswa Doktoral Departemen Akuakultur, Universitas Istanbul Turki2)

Editor : Choirun Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *