BERITA SIKIA – Viva Outer Division hari kedua telah diselenggarakan pada Sabtu (10/9/2022) dengan mengusung tema Patriotisme Mahasiswa. Empat materi yang berkaitan dengan tema Patriotisme Mahasiswa telah diterima dengan baik oleh mahasiswa baru SIKIA UNAIR 2022 di aula Kantor Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi.
Diawali dengan penyampaian materi Paradoks Demokrasi dan Aktivisme Mahasiswa yang disampaikan oleh Nauval Witartono, S.A, selaku Presiden BEM-KM UNAIR Banyuwangi 2020. Dilanjutkan penyampaian materi kedua oleh Kapten Edi Supriono dari Komando Distrik Militer (KODIM), yang saat ini sedang bertugas di KODIM 0825/ Banyuwangi.
Kapten Edi menyampaikan materi tentang Peran dan Kesadaran Bela Negara di Era Disrupsi Teknologi Informasi. Salah satu insight menarik yang dapat diambil dari penyampaian Kapten Edi yakni ”Jangan hanya bermimpi setinggi-tingginya, namun juga persiapkan mimpi itu dengan sebaik-baiknya”.
Topik materi dari VOD 2022 hari kedua makin menarik saat membahas materi ketiga yang disampaikan oleh Bapak M. Lutfi, PJ selaku Kepala Kesbangpol Kabupaten Banyuwangi yang berkaitan dengan materi Peran dan Fungsi Mahasiswa Dalam Landscape Dinamika Sosial Ekonomi dan Politik Bangsa Reposisi.
Pemateri terakhir mengenai Dialog Kebangsaan yang disampaikan oleh Dr. Aditya Wiguna Sanjaya, S.H., M.H., M.H.Li dari Polresta Banyuwangi yang membahas tentang Semangat Patriotik dan Penanaman Nilai – Nilai Nasionalisme Sebagai Upaya Menangkal Radikalisme di Lingkungan Kampus.
Menariknya, pada Viva Outer Division 2022 hari kedua hingga hari-hari selanjutnya, mahasiswa baru SIKIA UNAIR 2022 berkesempatan menjadi moderator secara langsung disetiap sesi pemaparan materi secara bergantian.
Salah satu mahasiswa baru SIKIA UNAIR 2022 yang berkesempatan menjadi moderator kali ini yakni Mohamad Devan Tri Oktavadhan dari Program Studi Kesehatan Masyarakat.
“Sebagai salah satu mahasiswa baru yang berkesempatan menjadi moderator, aku sangat excited dan senang karena bisa mengembangkan softskillku di bidang public speaking. Apalagi pembicaranya langsung mewakili bapak kapolres yang mana aku blm pernah sama sekali moderatorin untuk setingkat kapolres.” Ucap Devan menceritakan perasaannya ketika menjadi salah satu mahasiswa yang menjadi moderator VOD hari kedua.
Oleh karena itu, kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa baru untuk menjadi moderator pada setiap pemarapan materi VOD diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mereka dapat mengembangkan potensi dirinya dalam dunia perkuliahan kedepannya.
Penulis : Ahmad Danang Sagita
Editor : Choirun Nisa
