Rangkaian acara World Class University hari ke-3 sukses terlaksana pada Minggu, (2/10/2022) dalam agenda memperkenalkan pesona kawah ijen sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Banyuwangi. Terdapat 9 mahasiswa Hochchule Heilbronn University yang berasal dari Jerman dan 3 mahasiswa kelas internasional dari Universitas Dhyana Pura Bali berkesempatan untuk mendaki gunung yang memiliki fenomena blue fire yang hanya terdapat dua di dunia dan salah satunya di Indonesia yakni kawah ijen.
Pada hari pertama World Class University sebelum para mahasiswa asing mendaki gunung ijen, mereka telah mendapatkan pengetahuan dan arahan terlebih dahulu dari General Manager of Ijen Aspiring UNESCO yakni Abdillah Barras. Beliau menjelaskan bahwa blue fire timbul akibat adanya tekanan panas yang sangat tinggi dari dalam perut bumi berupa gas sulfur. kemudian gas tersebut naik keatas permukaan dan terkontaminasi dengan oksigen sehingga dapat menimbulkan api biru yang dapat menarik jutaan wisatawan asing dan lokal untuk datang menikmati fenomena tersebut ke kawah ijen.
Pada hari ke-3 rangkaian acara World Class University, pendakian menuju puncak kawah ijen dimulai pada pukul 4 pagi dari pos satu kawah ijen. Mahasiswa asing beserta panitia yang terlibat sangat antusias untuk menjalani pendakian. Suciyono sebagai ketua pelaksana menyampaikan tujuan dari pendakian ini adalah memperkenalkan pesona alam yang dimiliki oleh Banyuwangi dan memberikan kesan terbaik pada mahasiswa asing dari Jerman.
Sayangnya, kali ini mahasiswa asing belum berkesempatan melihat fenomena blue fire karena medan jalan yang kurang memungkinkan untuk ditempuh pasca hujan sehingga, mempertimbangkan keselamatan para pendaki. Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu panitia dari World Class University yakni Frency Imanuel.
“Dari panitia akhirnya memutuskan untuk tidak melihat blue fire karena medan jalan yang kurang memungkinkan untuk ditempuh pasca terjadi hujan, dan temen-temen dari mahasiswa Jerman tentu sedikit sedih sih akan hal ini,” ujarnya.
Disamping itu, walaupun belum dapat melihat fenomena blue fire, para mahasiswa asing sangat takjub pada pesona alam kawah ijen. Hamparan kawah yang tertutup kabut putih tipis memberikan kesan terbaik pada mahasiswa asing dari Jerman tersebut hingga salah satu diantara mereka menerbangkan kamera drone untuk melihat pesona kawah ijen lebih dalam lagi.

Rasa takjub ini disampaikan langsung oleh salah satu mahasiswa asing yakni Michale Joquelie kepada salah panitia World Class University. Dalam surat yang Michale tulis mengatakan, “I would like to say thank you from the bottom of my hearth although not in person but I had an amazing and wonderful time, thank you for being such an amazing and wonderful host and I get to wonderful places I get to discovered”.

Rangakaian acara hari ke-3 World Class University sekaligus menjadi rangkaian acara terakhir bersama mahasiswa asing dari Jerman. World Class University ditutup dengan acara sarapan bersama di kampung jamu, Tamansari, Kawasan Ijen, dengan menu makanan tradisional Banyuwangi. Neil Wardhana sebagai dosen dari Universitas Dhyana Pura Bali mengaharapkan bahwa program World Class University ini dapat terlaksana lagi kedepannya sehingga budaya dan berbagai potensi yang ada di Banyuwangi dapat lebih dikenal oleh mahasiswa mancanegara.

Author : Ahmad Danang Sagita
Editor : Choirun Nisa
