BERITA SIKIA – Program Studi Akuakultur Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga di Banyuwangi pada Sabtu (12/11/2022) mengadakan kegiatan praktik lapangan di Pulau Tabuhan. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah biologi laut diikuti oleh mahasiswa program studi akuakultur angkatan tahun 2021 serta beberapa dosen pembimbing dari program studi akuakultur.
Ekosistem Lamun sangatlah penting dijaga dan dilestarikan karena merupakan tempat mencari makan, hidup, memijah bagi berbagai jenis biota bentik dan ikan, dan juga merupakan daerah yang kaya bahan organik yang berasal dari serasah daun lamun
Mahasiswa semester 3 terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan praktik lapangan pada mata kuliah biologi laut ini karena kegiatan ini hanya dilaksanakan satu kali per semester. Tujuan diadakannya kegiatan praktik lapangan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam mengidentifikasi jenis-jenis lamun dan zoobenthos.

Selian itu, mahasiswa juga diajak mengidentifikasi kualitas air dengan mengukur oksigen terlarut (DO), tingkat salinitas, pH, suhu, kandungan nitrit, nitrat, phospat, dan ammonia. Sampel air laut yang diambil dibeberapa titik di Pulau Tabuhan selanjutnya diperiksa menggunakan alat ukur yang sudah disediakan pihak laboratorium SIKIA UNAIR. Dari hasil pengukuran kualitas air dapat diketahui bahwa air laut di Pulau Tabuhan baik untuk perkembangan biota. Indikator tersebut dapat dilihat dari banyaknya makrozoobenthos, nekton yang ditemukan disana dan kondisi perairan yang jauh dari pencemaran.
Putri, salah satu mahasiswa program studi akuakultur menuturkan bahwa dengan diadakannya praktik lapangan ini kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan dan mengasyikkan karena para mahasiswa tidak hanya mempelajari tentang teori tetapi juga dapat mempraktikannya secara langsung.

Pada akhir kegiatan, Mohammad Faizal Ulkhaq, S.Pi., M.Si. selaku dosen pembina kegiatan praktik lapangan ini menyebutkan alasan dipilihnya Pulau Tabuhan sebagai tempat identifikasi dikarenakan ekosistem yang ada di pulau tersebut masih terjaga sehingga harapannya dari hasil praktikum yang dilakukan oleh para mahasiswa ini dapat menjadi dasar untuk pelaksanaan konservasi lamun dan zoobenthos yang ada di Pulau Tabuhan.
Penulis: Islah Istiqomah
Editor: Acn
