FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Peningkatan Pemeringkatan JMV menjadi SINTA 2

BERITA SIKIA – Mengawali bulan kedua tahun 2023, kabar gembira datang dari lembaga Akreditasi Jurnal Nasional karena pemeringkatan Jurnal Medik Veteriner telah meningkat menjadi SINTA 2 pada Rabu, 01 Februari 2023.

Hasil tersebut didasarkan pada keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi. Kementerian Pedidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 225/E /KPT/ 2022 tentang peringkat akreditasi Jurnal Ilmiah Periode III 2022, JMV berhasil mendapatkan Akreditasi SINTA 2.

Jurnal Medik Veteriner (JMV) merupakan media publikasi artikel ilmiah yang dikelola Prodi Kedokteran Hewan Sekolah Ilmu Kesehatan dan IImu Alam Universitas Airlangga. JMV SIKIA telah bekerja sama dengan organisasi profesi PDHI JATIM IV, stakeholder, organisasi konservasi, serta sejumlah perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.

Awal adanya Jurnal Medik Veteriner

Awalnya, JMV dibentuk bertujuan mewadahi publikasi ilmiah mahasiswa dalam bentuk original research, case report, dan article review. Riset keilmuan yang diterbitkan di JMV mencakup hewan peternakan, parasit, mikrobiologi virus dan bakteri, kedokteran dasar, reproduksi dan kesmavet yang mana intinya focus and scoups mewadahi sembilan bidang di Prodi Kedokteran Hewan Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam

Seiring berjalannya waktu dan pemeringkatan Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) yang merupakan lembaga pelaksana akreditasi jurnal nasional, sehingga ada penyesuaian kriteria untuk publikasi yang termuat di Jurnal Medik Veteriner (JMV). Nantinya jurnal yang telah terdaftar di ARJUNA akan diperingkatkan mulai dari SINTA 6 hingga SINTA 1.

Perolehan SINTA 2 pada Akreditasi tahun 2022 merupakan loncatan besar bagi JMV. Mengingat awal pendiriannya ditahun 2017 JMV terakreditasi SINTA 4.

Baca juga : Satu Lagi, SIKIA UNAIR Tambah Jurnal Ilmiah Terindeks DOAJ

Proses re-akreditasi menuju SINTA 2

Proses perubahan akreditasi menuju SINTA 2 tidaklah mudah. Tim editorial berusaha menjaga konsistensi keberagaman penulis yang berasal dari berbagai instansi, menambah reviewer dari lima benua, dan diversitas tema artikel setiap terbitannya.

“Jadi kita atur bagaimana agar dalam satu periode agar pembahasannya tidak sama, dan bisa mencakup tema yang tersedia di JMV”. Ujar Chief Editor Faisal Fikri., drh., M.Vet

Ketersediaan author satu tahun kedepan dan jumlah visitor website juga menjadi tolak ukur peminatan. Faisal menjelaskan lebih lanjut, jika stok author banyak artinya peminatnya banyak, dan sebaliknya.

Dalam akreditasi jurnal asesor bisa langsung masuk ke sistem Jurnal Medik Veteriner (JMV) dan memeriksa apakah memang SOP author guidelinenya benar diterapkan atau tidak. Seperti dari suatu artikel dari pertama kali di submit sampai mendapat LOA apakah sesuai dengan author guideline.

drh. Faisal mengundang siapapun termasuk mahasiswa, researcher, dan lain sebagainya yang artikelnya sesuai dengan cakupan keilmuan JMV dapat mendaftar tiga skema baik dalam bidang original research (artikel review), case report dan article review. Peningkatan pemeringkatan JMV menjadi SINTA 2 menjadi kontribusi nyata sekaligus wadah pengembangan keilmuan bidang veteriner.

Penulis: Gusti Ayu Illiyin Putri Santosa

Editor: Acn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *