Mahasiswa Kedokteran Hewan SIKIA Jadi Relawan Pendidikan di Malaysia
BERITA SIKIA – Sebagai mahasiswa Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi, pengalaman berharga tak terbatas hanya bisa kita dapatkan lewat program di dalam negeri saja. Namun juga dari beberapa program yang diselenggarakan di luar negeri baik yang dilakukan secara mandiri maupun kemitraan.
Salah satunya adalah yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan SIKIA, Almer Lutfi Muhammad yang mengikuti program Youth Changemaker Volunteering Program Batch V Chapter Malaysia. Diselenggarakan oleh Changemaker Indonesia, [program tersebut diselenggarakan pada Selasa (14/3/2023) sampai Jumat (17/3/2023).
Menjadi Relawan Pendidikan di Kuala Lumpur
Selama empat hari pelaksanaan menjadi relawan, Almer mengungkapkan kegiatan di Malaysia berfokus pada kegiatan pengabdian masyarakat kepada anak. Terutama dengan target sasaran anak yang tidak berdokumen resmi di sanggar belajar. Sehingga sanggar tersebut dibentuk sebagai sarana edukasi non formal agar anak tersebut tetap mendapatkan pendidikan yang layak.
“Kita berfokus pada volunteer anak-anak yang undocumented yang ada di Kuala lumpur, khususnya di salah satu sanggar belajar di sana yaitu SB Sentul,” ungkapnya.
Program pengabdian yang dilakukan dibagi berdasarkan divisi yang diikuti. Karena mahasiswa SIKIA angkatan 2020 tersebut masuk kedalam divisi kesehatan, maka program yang dilakukan meliputi edukasi kesehatan gigi dan mulut, cara menyikat gigi yang benar, dan melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.
Selain itu, pada program tersebut Almer dapat lebih memahami arti bersyukur dan bisa melihat dunia lebih luas lagi. Banyak dampak positif yang diberikan, sehingga Almer dapat lebih mengetahui berbagai kondisi anak yang berada di luar negara Indonesia masih memerlukan perhatian dan bantuan.
“Dampak positifnya tentu banyak, kita jadi tahu bahwa ternyata anak anak Indonesia yang ada di negara lain juga butuh bantuan loh, dan ternyata kondisi nya juga perlu diperhatikan,” tuturnya.
Pengalaman Pertama Menjadi Relawan di Luar Negeri
Sebagai pengalaman pertamanya keluar negeri, Almer mendapatkan banyak kesan yang berarti. Mulai dari mendapatkan relasi dari berbagai daerah mulai Aceh sampai Papua. Dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda dari setiap individunya, Almer merasa mereka telah menjadi bagian keluarganya walau hanya bertemu dalam waktu singkat. Selain itu, program pengabdian yang dilakukan juga sangat berkesan untuk dirinya.
“Berkesan banget walaupun beberapa hari ketemu nya tapi udah kayak keluarga. Selama di Sanggar, sebenarnya bukan kita yang mengajarkan banyak hal ke mereka, tapi justru kita yang belajar dari mereka,” katanya.
Mahasiswa asal Semarang tersebut mengatakan bahwa keluar negeri dan mengabdi menjadi hal yang masuk kedalam daftar keinginannya selama berkuliah. Sehingga dia mencari berbagai cara untuk dapat mewujudkannya. Mulai dari mencari berbagai kegiatan dari berbagai platform mulai dari sosial media dan juga teman seperkuliahannya.
“Kalau aku dari Instagram dan temen aku sebelumnya juga ikutan. Kebetulan ada buka program itu, coba coba daftar dan Alhamdulillah lolos,” ungkapnya.
Mahasiswa Kedokteran Hewan SIKIA angkatan 2020 tersebut berharap lebih banyak orang sadar untuk mengikuti berbagai kegiatan pengabdian semacam itu. Karena selain penting dan mendapatkan banyak hal positif, tapi juga sangat seru untuk diikuti.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Acn
