FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Hasil Analisa Lingkungan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat SIKIA UNAIR di SMAN 1 Cluring Banyuwangi

BERITA SIKIA – Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Analisis Kualitas Lingkungan Pengendalian Vektor dan Rodent, Kesehatan Masyarakat SIKIA, Universitas Airlangga mengadakan observasi dan wawancara terkait kondisi kualitas lingkungan dan sanitasi di SMAN 1 Cluring, Banyuwangi.

Kepada kontributor berita SIKIA (12/04/2023), Putri Nur Aini selaku ketua menjelaskan kegiatan analisis kondisi kualitas lingkungan dan sanitasi dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Tujuan dari kegiatan tersebut yakni menganalisis bagaimana kondisi Kesehatan Lingkungan SMAN 1 Cluring yang mana merupakan salah satu sekolah Adwiyata di Kabupaten Banyuwangi.

Pada variable Konstruksi bangunan sendiri terdapat beberapa komponenen yang terdiri dari atap dan talang, langit-langit, dinding, lantai, tangga, pintu, jendela yang mana kondisinya sesuai standar yang telah ditentukan . Kualitas udara pada setiap ruang-ruang yang ada di sekolah ini sudah sesuai dengan peraturan yang ada seperti ruang sekolah tidak berbau
(bebas dari gas H2S dan NH3).

Variabel pencahayaan pada ruang sekolah masih kurang sesuai dengan standar. Diperlukan perbaikan penerangan pada tiap ruangan. Pada variable ventilasi ditunjukkan bahwa Ventilasi udara yang dimiliki tidak mencapai target persentase dibandingkan dengan luas permukaan lantai.

Selanjutnya adalah analisis kebisingan, lokasi sekolah SMA Negeri 1 Cluring yang jauh dari jalan raya utama membuat kebisingan di sekolah ini tidak melebihi 45 Db dan dapat dikategorikan aman untuk pendengaran. Pada variable analisis sanitasi sekolah terdapat beberapa komponen seperti  air bersih, toilet, SPAL dan juga sarana pembuangan sampah. Pada variabel ini menunjukkan bahwa telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Halaman sekolah pun selalu dalam keadaan bersih, tersedia tempat parkir yang memadai untuk seluruh siswa dan guru. Area sekolah juga secara keseluruhan bebas dari jentik nyamuk, karena tidak adanya area yang berpotensi menjadi sarang perindukan nyamuk.

Berdasarkan hasil observasi langsung yang dilakukan menggunakan instrumen yang mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1429/MENKES/SK/XII/2006 mengenai pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan sekolah serta melaksanakan wawancara dengan Waka Sarana dan Prasarana dari SMAN 1 Cluring. Hasil analisis kualitas lingkungan sekolah di SMAN 1 Cluring berdasarkan hasil observasi dengan menggunakan instrumen yang telah disusun didapatkan hasil yakni 73,6% indikator telah terpenuhi, yang artinya kualitas lingkungan di SMAN 1 Cluring termasuk pada kategori lingkungan dengan kesehatan yang baik.

Penulis: Putri Nur Aini

Editor: Jasmine Indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *