FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Ciptakan Gen Z Tanpa Obesitas, SIKIA Cetak Kader lewat Pengmas

BERITA SIKIA – Mewujudkan Pengabdian Masyarakat sebagai bentuk tri dharma perguruan tinggi yang berdampak di tengah masyarakat Banyuwangi. Program Studi S1-Kesehatan Masyarakat SIKIA UNAIR membentuk kader dari generasi Z tanpa obesitas dari segmen siswa dan mahasiswa lewat program Pengabdian Masyarakat pada Sabtu (27/5/2023).

Mengangkat tema “Pendidikan Gizi dalam Upaya Pencegahan Obesitas pada Mahasiswa dan Siswa Melalui Kader Gen Z,”. Obesitas telah menjadi ancaman bagi kehidupan manusia. Merujuk data KEMENKES terdapat berbagai ancaman komplikasi penyakit yang dapat terjadi. Salah satunya adalah penyempitan pembuluh darah yang merupakan penyebab silent death seperti Stroke dan Jantung Koroner.

Senam Bersama

Sebelum memulai sesi pemaparan materi dalam pengabdian masyarakat di pagi hari tersebut. Terlebih dahulu dilakukan kegiatan senam bersama dengan peserta, dosen, dan tenaga pendidik yang hadir. Senam menjadi bagian aktivitas fisik yang perlu digalakkan bagi generasi saat ini memiliki kecenderungan memiliki hidup yang serba cepat dan instan.

Materi Utama

Dalam sambutannya mewakili jajaran Direksi Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam yang belum dapat hadir ditempat. Kepala Departemen Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam, Prayogo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada setiap delegasi dari SMAN 1 Glagah dan SMAN 1 Giri yang telah hadir. Selain itu juga hadir mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi serta mahasiswa dari ketiga program studi SIKIA UNAIR.

Program pengabdian masyarakat tersebut menghadirkan dua orang pemateri internasional dan nasional. Pemateri pertama adalah Prof. Mu Li dari University of Sydney dan Mulya Agustina S.Gz., M.Si dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi. Keduanya menitikberatkan peranan teman sebaya untuk saling memberikan pemahaman terkait dampak dan proses terjadinya obesitas. Interaksi yang dilakukan secara bersama oleh siklus pertemanan menjadi jembatan dalam menyampaikan informasi terkait definisi, dampak, dan penyebab obesitas. Keterlibatan interaksi pada usia sebaya dapat diwujudkan dalam bentuk mengobrol, bermain, dan belajar bersama untuk bertukar informasi bersama. Sehingga pemahaman dapat lebih tersampaikan melalui pendekatan dengan pemikiran yang sama dan lebih mudah diterima.

Pengecekan Kesehatan Bersama

Mahasiswa SIKIA Banyuwangi bersama dengan STIKES Banyuwangi juga memberikan layanan pengecekan kesehatan gratis. Dimulai dari pengukuran tinggi badan (TB), berat badan (BB), pengukuran lingkar tubuh, tekanan darah, dan gula darah. Dari data yang didapatkan nantinya akan diklasifikasikan sebagai suspek kolesterol ataupun obesitas yang perlu diterapi lebih lanjut pada pelayanan kesehatan terdekat. Selain itu, pengecekan kesehatan tersebut sebagai upaya memetakan kesehatan remaja terhadap potensi kolesterol dan obesitas di Kawasan Banyuwangi yang ada di sekitar SIKIA.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Acn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *