FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

AHPC UNAIR Ajak Civitas FIKKIA untuk Menjaga Kesehatan Dan Kebahagiaan Melalui Happy and Healthy Lifestyle

KABAR FIKKIA – Tim AHPC UNAIR mengadakan kegiatan skrining kesehatan dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di lingkungan kampus Universitas Airlangga,. Jumat 20/9/2024 AHPC UNAIR melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 150 civitas akademik FIKKIA yang meliputi dosen, staf, dan mahasiswa. Acara ini dilaksanakan di Aula Kampus Mojo FIKKIA dengan melibatkan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi.

Ketua AHPC UNAIR Dr. Sri Widati, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan, kesehatan merupakan hal krusial. UNAIR memperhatikan kesehatan civitas akademiknya dari berbagai sudut pandang melalui perwakilan AHPC di fakultas. Perwakilan AHPC di FIKKIA diwakili oleh Jayanti Dian Eka Sari, S.KM., M.Kes. dan Susy Katikana Sebayang, SP., Msc.,PhD. dari Prodi Kesehatan Masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh civitas akademika FIKKIA memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Kesehatan yang baik sangat penting untuk menunjang kinerja akademik dan kegiatan sehari-hari,” ujarnya Ketua Departemen FIKKIA, Prayogo, S.Pi., M.P dalam sambutannya.

Tetap aktif bergerak saat bekerja

Peragaan senam otak dipandu APHC. Sumber: UKIP FIKKIA

Sebagian besar peserta merupakan mahasiswa dan pekerja kantor yang banyak menghabiskan waktu didepan komputer. Aktifitas duduk dan posisi yang cenderung statis saat bekerja menyebabkan keluhan disekitar pundak tak terhindarkan. Keluhan tersebut dapat berupa kaku leher, lengan, dan pundak, hingga pening kepala. Tak jarang juga mengakibatkan hilangnya konsentrasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, AHPC UNAIR menilai pentingnya gerakan-gerakan sederhana yang dapat merelaksasi otot tubuh yang tegang saat bekerja. Peserta diajak melakukan senam peregangan selama 2×15 menit. Senam tersebut meliputi senam relaksasi saat beraktivitas, serta senam otak untuk menyeimbangkan kemampuan koordinasi otak kiri dan kanan.

Tak hanya aktivitas fisik, peserta lebih tahu konsep gizi seimbang, pola hidup sehat, serta resiko resiko penyakit yang disebabkan pola hidup tidak sehat.

Kegiatan dilanjutkan dengan medical check up. Pemeriksaan kesehatan meliputi tes gula darah, tekanan darah, indeks massa tubuh (BMI), dan cek kesehatan mental. Selain itu, peserta berkesempatan konsultasi dengan tenaga medis dan ahli gizi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi untuk mendapatkan saran kesehatan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Deborah (Kesmas 2022) mengatakan acara kali ini membuka kesadaran kita betapa kesehatan adalah asset masa depan yang harus dijaga.

“Selagi kita muda, menjalani pola hidup sehat dan seimbang lebih mudah dikerjakan. Daripada berakhir menjadi pemuda yang sakit-sakitan. Karena trend mencatat beberapa penyakit yang dulunya diidap orang tua, sekang bergeser pada usia produktif.” Ujarnya saat diwawancara.

Setelah menjalani serangkaian cek kesehatan, peserta mendapatkan mocktail racikan herbal TOGA yang diproduksi oleh PPK Ormawa KKPA Desa Tamansari. TOGA yang diramu terdiri dari perpaduan selaginela, bunga rosella, dan bunga telang.

Penulis: Avicena C. Nisa
Editor: Tasya Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *