FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Astaxanthin: Perisai Antioksidan untuk Melindungi Ginjal dari Bahaya Deksametason

Dexamethasone merupakan kortikosteroid yang banyak digunakan dalam terapi berbagai kondisi inflamasi karena efektivitas dan ketersediaannya yang tinggi. Namun, penggunaan jangka panjang dan akumulasi residu dosis dapat menimbulkan efek toksik, terutama pada ginjal, melalui mekanisme stres oksidatif dan gangguan keseimbangan elektrolit. Kerusakan ginjal akibat dexamethasone sering dikaitkan dengan peningkatan sitokin proinflamasi, seperti interleukin-6 (IL-6) dan tumor necrosis factor-alpha (TNF-α), yang berperan penting dalam proses inflamasi dan cedera jaringan.

Astaxanthin menjadi solusi yang baik sebagai antioksidan karotenoid alami dengan memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi kuat. Senyawa ini mampu menekan stres oksidatif, melindungi integritas sel, serta memodulasi respons imun. Oleh karena itu, astaxanthin berpotensi digunakan sebagai agen protektif untuk mengurangi dampak toksisitas dexamethasone, khususnya pada ginjal, melalui perbaikan profil hematologi dan penurunan ekspresi sitokin inflamasi.

Tim Penyusun Infografis:

  • M. Thohawi Elziyad Purnama, drh., M.Si.
  • Faisal Fikri, drh, M.Vet.
  • Azhar Burhanuddin, S. KH

Baca artikel selengkapnya di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *