KABAR FIKKIA – Organisasi Bidikmisi dan KIP-Kuliah (AUBMO) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) sukses menyelenggarakan kegiatan Abdi Isun 2022. Pengabdian masyarakat berfokus pada peningkatan pengetahuan kesehatan. Edukasi penerapan pola hidup sehat dan peningkatan angka kecukupan gizi menjadi menarik dengan permainan yang dapat diikuti anak-anak. Kegiatan berlangsung di Yatim Mandiri Banyuwangi pada Minggu (26/05/2024) dengan diikuti 35 peserta anak-anak dan didampingi pengurus yayasan.
Indah Purwitasari (KH 2023) selaku ketua pelaksana abdi isun 2024 menyatakan bahwa Abdi Isun adalah salah satu program unggulan dari AUBMO FIKKIA. Program tahunan ini bertujuan untuk mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat khususnya didunia pendidikan yang membawa dampak positif.
“Abdi Isun adalah kegiatan yang melibatkan para mahasiswa bidikmisi dalam pengabdian kepada masyarakat melalui berbagi ilmu yang bermanfaat kususnya kepada anak anak ,” jelasnya
Pentingnya cuci tangan dengan benar
Pada hari pertama, fokus kegiatan adalah meningkatkan pola hidup sehat melalui kebiasaan mencuci tangan. Anak-anak yatim dan dhuafa diajak untuk membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun. Acara dimulai dengan nonton bareng video edukasi tentang cara mencuci tangan yang benar, dilanjutkan dengan pretest, penyampaian materi, dan post test.

Para peserta diperkenalkan dengan perilaku hidup bersih dan sehat yang dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun. Segala jenis sabun dapat digunakan, baik sabun mandi, sabun antiseptik, sabun batang, maupun sabun cair. Dengan mencuci tangan, berbagai penyakit seperti sakit perut, cacingan, diare, tifoid, dan infeksi saluran pernapasan dapat dicegah.
Peneraapan gizi seimbang dengan konsep isi piringku
Pada hari kedua, kegiatan berfokus pada pengenalan konsep gizi seimbang melalui program “Isi Piringku.” Anak-anak diajarkan bahwa satu piring makanan seimbang terdiri dari 50% buah dan sayur, serta 50% sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein. Pembagian ini meliputi 1/2 piring berisi sayur dan buah dengan beragam, 1/4 piring diisi dengan protein (seperti ikan, ayam, atau kacang-kacangan), dan 1/4 piring lagi dipenuhi dengan karbohidrat dari biji-bijian utuh, nasi merah, gandum utuh, atau pasta. Tak lupa, tambahan susu juga penting untuk menyeimbangkan gizi dalam makanan.

Sumber: Penulis
Seluruh peserta dan panitia diajak melakukan senam pagi dan pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tinggi badan dan berat badan. Anak-anak juga diajak berkreasi dengan membuat gelang sesuai dengan kreativitas dan selera masing-masing. Aktivitas ini didampingi oleh kakak-kakak pendamping yang telah disediakan oleh panitia, menambah keceriaan dan semangat anak-anak dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
Menginspirasi Generasi Sehat
Abdi Isun 2024 berhasil menciptakan suasana edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Dengan menanamkan kebiasaan hidup sehat dan pola makan yang seimbang sejak dini, diharapkan anak-anak ini dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen AUBMO FIKKIA dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Banyuwangi.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well Being
Penulis: Amalia Sofi Ramadanti
Editor: Avicena C. Nisa
