KABAR FIKKIA – Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Perkembangan Agribisnis Sub Sektor Sapi Perah”. Mengisi libur panjang akhir pekan pada Sabtu, (10/05/2024) mahasiswa kedokteran hewan hadir melalui zoom dan siaran langsung melalui kanal YouTube resmi @FIKKIA_UNAIR. Kuliah tamu daring menghadirkan drh. Farissa Romadhiyati, M. AFH dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara (BBPKH) – Bogor.
Kuliah tamu ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan FIKKIA dan Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR. Dalam pemaparannya, drh. Farissa menjelaskan bahwa agribisnis sapi perah mencakup empat sub-sistem, yaitu hulu, usaha tani, hilir, dan penunjang.
“Peternakan sapi perah tidak akan berkembang bila hanya mengandalkan satu aspek saja. Kita harus melihatnya sebagai sistem yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” ujar drh. Farissa.
Ia menambahkan bahwa peran koperasi sangat vital, mulai dari penyediaan pakan, pengolahan susu, hingga pengawasan kesehatan hewan.
Soroti Peran Pemerintah Melalui Balai Inseminasi Buatan
Salah satu topik yang menarik perhatian peserta adalah strategi pemerintah dalam meningkatkan populasi dan produktivitas sapi perah nasional. Dalam hal ini, drh. Farissa menyoroti peran Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari sebagai penyedia semen beku berkualitas. Selain itu, ia juga mengulas tantangan yang dihadapi sektor ini, seperti rendahnya minat generasi muda menjadi peternak, fluktuasi harga susu, dan penyakit endemik seperti Brucellosis.

Sesi tanya jawabpun berlangsung interaktif. Pertanyaan datang dari Siti Jubaida (KH 23) tentang peran koperasi dalam mendukung program vaksinasi Brucellosis di tingkat peternak.
drh. Farissa menjawab bahwa koperasi menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan serta memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi dan pelayanan kesehatan dengan melibatkan petugas kesehatan hewan setempat. Kuliah tamu ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya pendekatan sistem dalam membangun agribisnis sapi perah yang berkelanjutan. Penyelenggaraan kuliah juga menjadi bagian dari penguatan pemahaman mahasiswa terhadap dunia kerja yang akan mereka hadapi sebagai calon dokter hewan.
Penulis: Ryan Adi Taufiqurrahman
Editor: Avicena C. Nisa
