FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Bangun Mahasiswa Islami, KKI SIKIA UNAIR Selenggarakan Regeneration of Islamic Spirituality

BERITA SIKIA – Komunitas minat dan bakat merupakan rumah bagi mahasiswa dalam mengembangkan dan mendalami sebuah bidang tertentu. Salah satunya adalah bidang kerohanian sebagai pendorong terciptanya generasi masa depan dengan dasar spiritual yang tertanam di dalam jiwanya. Sehingga akan tercetak sosok-sosok pemimpin masa depan dengan memegang panji ketuhanan setiap saat melangkah menyongsong kehidupannya.

Mendorong terwujudnya hal tersebut, Komikat Kerohanian Islam (KKI) Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga adakan kegiatan Regeneration of Islamic Spirituality (ROIS). Mengangkat tema “Mewujudkan mahasiswa yang berintegritas dan berkarakter islami”, Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu (17/12/2022) di ruang B.201 Kampus Giri SIKIA UNAIR. Dengan dihadiri oleh belasan mahasiswa dari berbagai angkatan dan program studi di SIKIA UNAIR.

Ketua pelaksana, Lusi Roziana mengatakan kegiatan ROIS merupakan ajang pengenalan yang lebih mendalam terkait KKI secara lebih mendalam. Karena terdapat berbagai paparan terkait gerak jalannya organisasi tersebut secara langsung oleh para struktural dan fungsional penggerak KKI. 

“Untuk mengenalkan KKI kepada khususnya mahasiswa baru ataupun mahasiswa muslim dari angkatan 2020-2022 yg ingin mengenal lebih jauh tentang KKI,” katanya. 

Selain menjadi ajang pengenalan, kegiatan ROIS juga menjadi wadah penjaringan bagi mahasiswa yang akan mendaftar kepengurusan KKI pada periode mendatang. Rosi menuturkan kegiatan tersebut menjadi salah pemenuhan satu syarat bagi pendaftar KKI.

“Mungkin ber keinginan menjadi pengurus KKI di tahun periode selanjutnya. Karena, ROIS ini adalah salah satu syarat agar bisa menjadi pengurus KKI,” tuturnya.

Kegiatan Regeneration of Islamic Spirituality juga diisi oleh berbagai materi menarik di bidang spiritual islam oleh pemateri yang cakap di bidangnya. Dengan sesi pemaparan tentang Lembaga Dakwah Kampus, kepemimpinan, dan pengenalan KKI itu sendiri. Untuk menambah kemampuan penalaran kritis, peserta juga diajak melakukan forum diskusi secara berkelompok dalam mendalami suatu studi kasus.

“ROIS di isi dengan penyampaian materi oleh narasumber dari dalam KKI sendiri dan narasumber profesional dari luar, dan juga terdapat sesi FGD,” jelas Lusi.

Rosi sangat bersyukur karena kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan lancar. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, kedepannya dapat tercipta manfaat baik langsung maupun tidak langsung bagi peserta.

“Semoga ROIS dapat memberikan manfaat bagi semua yg ada dalam acara tersebut dan ROIS dapat menjadi pintu bagi peserta yg hadir untuk menjadi pengurus KKI periode selanjutnya,” harapnya.

Penulis: azhar burhanuddin

Editor: Acn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *