FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Bedah Buku dan Debat : Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis di Legis Forum x Mahasiswa Berdialog

KABAR FIKKIA – Hari kedua acara Legis Forum x Mahasiswa Berdialog berlangsung pada Jumat (13/09/2024) di Gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi. Mahasiswa baru diajak berfikrir kritis dengan mendiskusikan isi buku viral berjudul Atomic Habits karya James Clear. Dalam sesi ini, peserta dihadapkan pada dua kegiatan utama, yaitu bedah buku dan lomba debat. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa baru dengan keterampilan analisis, komunikasi, dan berpikir kritis yang sangat penting dalam kehidupan akademik dan organisasi.

Atomic Habit dipilih karena relevansinya dengan manajemen organisasi. Buku ini menyoroti bagaimana kebiasaan kecil dapat menghasilkan perubahan besar dalam organisasi dan kehidupan pribadi. Setelah membaca, para peserta magang diajak berdiskusi tentang isu-isu yang dibahas dalam buku. Memberikan mereka kesempatan untuk bertukar pandangan dan menganalisis berbagai konsep yang ada.

Sumber: Penulis

Setelah sesi bedah buku, acara dilanjutkan dengan lomba debat yang dirancang untuk semakin mengasah kemampuan berpikir kritis dan berbicara di depan umum. Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa baru yang sedang magang di BLM FIKKIA, Pondok Literasi Airlangga, dan Kementrian SOSPOL BEM FIKKIA, dibagi ke dalam beberapa tim. Setiap tim diberikan topik debat yang berkaitan dengan isu-isu manajerial organisasi mahasiswa. Melalui debat ini, peserta diharapkan mampu mempertahankan argumen mereka secara logis dan sistematis, serta mengasah keterampilan mendengarkan pandangan dari pihak lain.

Kolaborasi dan Sinergi

Kolaborasi antara Komisi Legislasi BLM FIKKIA, Kementerian Sosial dan Politik BEM FIKKIA, serta Pondok Literasi Airlangga, menjadi penggerak utama dalam kesuksesan kegiatan ini. Juri yang berasal dari berbagai latar belakang organisasi kampus dan prestasinya. Cheisa Alfii (KH 2021), Alta (Akuakultur 2021), Laurent Mercy Panciko (Akuakultur 2022), menilai kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan argumen, berpikir cepat, dan menyikapi kritik dengan bijak. Penilaian ini dilakukan dengan objektif, mengutamakan kualitas argumen serta ketajaman analisis yang ditunjukkan oleh para peserta.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana belajar yang efektif. Melalui bedah buku dan debat, mahasiswa baru dapat memperluas wawasan mereka tentang isu-isu yang relevan dengan kehidupan kampus dan nasional. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman berharga dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kepemimpinan yang akan bermanfaat di masa depan.

Penulis: Cheisa Alfii Yudha Nasrullah

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *