FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa BBK 3 UNAIR Bergerak bersama Masyarakat Kelurahan Penataban

KABAR FIKKIA – Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu lokasi kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK) 3 Universitas Airlangga. Kawasan di sekitar Kampus Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi tersebut menerima kedatangan 10 ksatria Airlangga dari multi fakultas. Mereka adalah Ni Kadek Awanda Saka Gianees Candani (S1-Ilmu Hukum), Tegar Wiro Laksono (S1 Ilmu Hukum), Fera Ananda Wijaya (S1 Akuntansi), Athaya Regina Paramita (S1-Manajemen), Bernadetta Puspita Napitupulu (S1 Kedokteran Hewan), Nareswari Manda Verina (S1 Ilmu Hubungan Internasional), Adelia Kezhie Adhani (S1 Akuakultur), Rachmanda Yorda Bahrul Ulum, (S1 Teknologi Hasil Perikanan), Nisya Amanda (Teknik Industri), dan Azhar Burhanuddin (Kedokteran Hewan FIKKIA). Dalam minggu pertama berjalannya BBK 3 UNAIR, kelompok tersebut telah turut serta melaksanakan pemberdayaan program kesehatan dan lingkungan masyarakat setempat.

Sekolah Orang Tua Hebat x Sosialisasi Telur

Mengusung Banyuwangi Zero Stunting, berbagai program pemerintah terus digalakkan.  Salah satunya melalui Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang memberdayakan kader sosial masyarakat untuk melatih peran orang tua dalam membimbing dan mendukung pendidikan anak-anak mereka. Jumat (12/1/2024), bersama 20 kader Posyandu Sedap Malam 5 Kelurahan Penataban, mahasiswa BBK 3 UNAIR membagikan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi anak yang terasa masih dianggap tabu di tengah masyarakat. Mereka mengajak orang tua untuk mengajarkan nama-nama organ reproduksi sesuai jenis kelamin sebagaimana mestinya. Selain itu, mereka juga memberikan tips kepada orang tua untuk memproteksi anaknya bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Sosialisasi pemilihan dan penyimpanan telur oleh mahasiswa. Sumber: penulis

Dalam kegiatan posyandu tersebut juga menjadi salah satu wadah pengentasan stunting. Lewat program Rantang Telur yang digalakkan mandiri oleh masyarakat dengan membagikan telur yang terkumpul secara swadaya. Mahasiswa KKN BBK 3 UNAIR turut memberikan dukungan peningkatan program tersebut. Penggunaan telur sebagai bahan pangan protein hewani terpilih karena dengan harga terjangkau, mudah didapatkan, berjumlah banyak, dan mudah disimpan. Meskipun begitu, masyarakat tetap harus jeli dalam memilih telur yang berkualitas untuk asupan buah hati. Linear dengan Pembelajaran Mata Kuliah Kesehatan Masyarakat Veteriner di Program Studi Kedokteran Hewan, mahasiswa KKN BBK 3 UNAIR turut memberikan sosialisasi pemilihan dan penyimpanan telur yang baik.

Bersih Sungai

Minggu (14/1/2024) Kelompok BBK 3 UNAIR bersama Karang Taruna Kelurahan Penataban juga melaksanakan giat membersihkan salah satu saluran air. Mahasiswa membaur dengan warga bergotong-royong membersihkan selokan sepanjang kurang lebih 500 meter di Lingkungan Krajan 2. Dengan meningkatnya curah hujan belakangan ini menjadi perhatian bergeraknya masyarakat membersihkan sungai untuk mencegah banjir. Dengan semangat gotong-royong berbagai sampah rumah tangga ditemukan mulai dari popok bayi, plastik makanan, minuman, hingga bahan bangunan berhasil dibersihkan. Aliran sepanjang sungai menjadi lancar dan siap menghadapi curahan air lebih banyak.

Sumber: penulis

Ketua Karang Taruna Kelurahan Penataban, Rijal mengatakan lewat kolaborasi kegiatan bersih selokan tersebut dapat menjadi langkah bersama menyadarkan masyarakat terkait kebersihan lingkungan. Kolaborasi bersama mahasiswa menciptakan sinergi dan semangat baru dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Ini awal kita hanya membersihkan lingkungan, nantinya kita akan berlanjut dengan pengerukan dan sebagainya,” katanya.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-14 Life Below Water dan ke-3 Good Health and Well Being

Penulis: Azhar Burhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *