KABAR FIKKIA – Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) FIKKIA UNAIR kembali dipercaya menyuarakan aspirasinya. Audiensi dilakukan bersama DPRD dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Banyuwangi. Hadir langsung Ketua DPRD I Made Cahya Negara di Gedung DPRD Banyuwangi pada Selasa (08/10/2024). Perwakilan BLM FIKKIA UNAIR dihadiri oleh Cheisa (KH 2021), Rara (Kesmas 2022), Khariroh (Kesmas 2022), dan Chairul Anwar (Akuakultur 2021).
Topik utama dalam audiensi adalah keterlibatan mahasiswa dalam pengambilan kebijakan daerah. I Made Cahya Negara menyambut baik inisiatif mahasiswa.
“Mahasiswa adalah bagian penting dari masyarakat yang dapat memberikan perspektif segar dan solusi kreatif untuk isu-isu yang dihadapi daerah kita.” Ucapnya
Mahasiswa menyampaikan ide dan harapan mereka untuk terlibat lebih aktif dalam pembuatan kebijakan.
“Keterlibatan kami tidak hanya sekadar mengamati, tetapi juga ingin berkontribusi secara aktif dalam pembangunan daerah. Kami berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan DPRD.” Jeals Cheisa, Ketua BLM FIKKIA UNAIR.
“Kami menyadari tantangan yang dihadapi mahasiswa di lingkungan kampus dan masyarakat. Dengan adanya audiensi ini, kami berharap dapat membuka jalur komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah, sehingga suara kami bisa didengar dan diperhitungkan.” Tambah Rara
Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Doni Rahara juga menegaskan pentingnya peran hukum dalam mendukung keterlibatan mahasiswa. Pemerintah mendukung inisiatif dan siap membantu mahasiswa dalam memahami proses pengambilan kebijakan. Dengan demikian, mereka bisa berpartisipasi secara efektif.
Audiensi ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa membangun hubungan yang lebih kuat dengan DPRD. Meningkatkan kesadaran akan peran mereka sebagai agen perubahan dalam masyarakat. Diharapkan, keterlibatan mahasiswa dalam kebijakan daerah dapat menciptakan transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik dalam pemerintahan. Menginspirasi generasi muda lainnya untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
BLM FIKKIA UNAIR juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan DPRD untuk menciptakan kebijakan inklusif dan sesuai kebutuhan masyarakat Banyuwangi. Langkah BLM menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam proses legislasi. Memperkuat demokrasi lokal dan memberikan peluang bagi mereka untuk mempengaruhi kebijakan yang relevan.
Dengan langkah ini, BLM FIKKIA UNAIR Banyuwangi tidak hanya berkontribusi dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan daerah. Tetapi juga menegaskan posisi mahasiswa sebagai agen perubahan yang dapat mempengaruhi masa depan daerah mereka.
Penulis: Cheisa Alfii Yudha Nasrullah
Editor: Avicena C. Nisa
