KABAR FIKKIA – 29 mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi telah melaksanakan UKM PPDH. Ujian berlangsung pada 25-26 Oktober 2025 yang menyimpan cerita yang berbeda dibandingkan ujian akhir sarjana. Mereka harus memahami teori dan juga skill komunikasi, pemeriksaan penunjang, diagnosa, hingga peresepan. Perjuangan itu tidak hanya mahasiswa alami. Panitia pelaksanaan UKM PPDH yang memang pertama kali dari FIKKIA UNAIR lakukan juga menjadi cerita tersendiri.
Yakin Lakukan Yang Terbaik
Mahasiswa PPDH Gelombang 1, Fauzan Mumtazi, S.KH. menyebut sempat mengalami rasa ketidakpastian dalam menghadapi OSCE. Banyak soal semenjak try out nasional yang harus dipelajari. Perbedaan soal tiap kampus ia coba cari tahu sebagai bahan belajar menjelang ujian sesungguhnya. Mulai dari gejala klinis, diagnosa banding, hingga dosis obat.
“Sempat deg degan sampai depan ruang ujian. Dengan yakin apa yang kulakukan dan dikerjakan berjalan lancar walau ada sedikit kesalahan. Semua sudah kulakukan yang terbaik dan semoga hasilnya yang terbaik,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Ojan tersebut.
Kedisiplinan Intensif CBT dan OSCE Pra UKM PPDH
KPS PPDH FIKKIA, Ratih Novita Praja, drh., M.Si. mengatakan PPDH FIKKIA UNAIR mencoba memberikan yang terbaik melalui pelaksanaan try out dan juga intensif ujian CBT. Intensif berlangsung satu bulan menjelang pelaksanaan ujian. Setiap hari mahasiswa harus mengerjakan 100 soal yang berbeda dengan pembahasan oleh dosen Kedokteran Hewan FIKKIA guna mempersiapkan diri dalam ujian sesungguhnya. Begitu pula degan OSCE yang terdapat 3 try out sebelum ujian itu sendiri. Baik TO internal maupun nasional.
“Ini merupakan langkah baru sebagai syarat yudisium. Kita tidak akan bisa mendapatkan sebelum melaksanakan UKM PPDH. Semua bisa melanjutkan karir hidupnya sebagai dokter hewan yang bermanfaat dan berdampak bagi sekitar,” ungkapnya.

Dosen mikrobiologi veteriner itu mengharapkan mahasiswa yang telah berjuang menjalankan UKM PPDH dapat lulus 100%. Baik pada CBT maupun OSCE. Beliau yakin mahasiswa tersebut mendapatkan hasil yang terbaik dari kedisiplinan dan kerja keras dalam mempersiapkan ujian kompetensi tersebut. drh Ratih juga mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa koasistensi Pendidikan Profesi Dokter Hewan FIKKIA UNAIR gelombang pertama yang telah melaksanakan ujian kompetensi. Terima kasih atas perjuangan bersama, kedisiplinan, dan waktu yang telah tersita mempersiapkan semuanya.
“Nantinya, jika jalan yang kita lalui terasa berat maka kita sudah berada pada jalan yang tepat. Tetaplah selalu berjuang. Ingatlah, pelaut yang hebat tidak akan datang dari lautan yang tenang,” tutupnya.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
