KABAR FIKKIA – Memperingati Hari Pahlawan, segenap civitas akademik Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) ikuti upacara bendera di halaman Rektorat Universitas Airlangga Kampus Merr-C Surabaya. Upacara pada Minggu (10/11/2024) diikuti oleh perwakilan dosen dan tenaga kependidikan dari seluruh fakultas, unit, dan bidang di kampus Universitas Airlangga. Seluruh peserta upacara mengenakan kostum Bung Tomo dan kostum tema perjuangan lengkap dengan aksesoris pendukung lainnya sebagai lambang semangat perjuangan. Upacara tersebut sekaligus memperingati dies natalis ke-70 UNAIR yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November.
Dalam rangkaian upacara tersebut juga dibacakan pidato singkat Bung Tomo yang menggelorakan semangat juang. Rektor Universitas Airlangga Prof. DR. Mohammad Nasih selaku pembina upacara menyampaikan pesan dalam amanat pada upacara pagi itu. Prof. Nasih dalam amanahnya mengingatkan untu terus menghargai jasa para pahlawan yang telah berjasa mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Perjuangan mempertahankan bangsa dan negara hukumnya fardhu ain. Tidak boleh berjuang diwakilkan orang lain, sementara diri sendiri tidak melakukan apa-apa. Berjuang hukumnya wajib mutlak bagi setiap warga negara”. Jelas Rektor UNAIR kepada seluruh peserta upacara.

Rangkaian Peringatan Hari Pahlawan dan Dies Natalis ke-70 Universitas Airlangga
Selain pelaksanaan upacara, peringatan hari pahlawan juga dimeriahkan oleh pawai seluruh peserta upacara beserta para pimpinan fakultas. Semarak iringan musik yel-yel, jargon, dan mascot masing-masing fakultas bergema selama pawai. Seluruh fakultas, unit, dan bidang kampus Universitas Airlangga berlomba-lomba mempersembahkan penampilan yang terbaik untuk defile peringatan Hari Pahlawan Universitas Airlangga. Defile ditempuh sejauh 450 meter dimulai dari halaman rektorat dan berakhir di Airlangga Convention Center. Tim FIKKIA didampingi oleh Dekan FIKKIA Prof Soetojo mengikuti defile dengan melantunkan yel-yel FIKKIA dan jargon UNAIR HEBAT FIKKIA JAYA.
Setelah kegiatan defile dilanjutkan dengan UNAIR GAME 70SS, game yang dilombakan. Adapun lomba diantaranya balap bakiak, giring ban, gasing bamboo, dan sepak raga bulatan. Seluruh peserta bermain dengan sportif dan semarak. Tidak hanya pelaksanaan game, Universitas Airlangga juga menyediakan pasar jadul. Hal menarik dari pasar tersebut seluruh transaksi jual beli menggunakan kupon yang berbentuk uang jadul. Jajanan yang disediakanpun makanan tempo dulu seperti rangin, rambut nenek, cendol dawet, dan jajan tradisional lainnya. Universitas Airlangga memberdayakan pedagang-pedagang kecil dan umkm untuk turut menjual produk yang mereka miliki dalam pasar jadul tersebut.
Rangkaian kegiatan menuju dies natalis Universitas Airlangga ke-70 di bawah pimpinan Prof. DR. Mohammad Nasih memberi kesan yang tak terlupakan. Di usia yang ke-70 tahun ini, menjadikan Universitas Airlangga sebagai perguruan tinggi yang berkembang pesat dan terus berupaya menciptakan karakter manusia yang HEBAT (Humble-Honest, Excellent, Brave, Agile, dan Transcendent)
Penulis: Elza Zulandita
Editor: Avicena C. Nisa
