FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Civitas Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR Ikuti Konferensi Biodiversitas di Filipina

KABAR FIKKIA- Civitas akademika Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi terus memberikan sumbangsih diskusi ilmu pengetahuan di kancah regional hingga global. Kegiatan International Conference on Biodiversity and CEBREM 12th Anniversary, di CAS Auditorium College of Arts and Sciences Extension Building University Town, Musuan, Bukidnon, Filipina pada 15-16 November 2023. Dalam kesempatan tersebut terdapat 3 civitas akademika FIKKIA yang melakukan presentasi yaitu Aditya Yudhana, drh., M.Si sebagai salah satu pembicara utama, Gusti Ayu Illiyin Putri Santosa, dan Triena Wulandari sebagai presenter pada sub tema abstrak.

Inkubator Telur Penyu

Dalam sesi utama, Aditya Yudhana, drh., MSi menjadi plenary speaker kedua dalam ajang tersebut. drh Adit mengangkat “A Novel Artificial Incubator for Sea Turtle Eggs: Increasing the Hatching Success ad Improving the Temperature dependent sex determination.” Salah satu bentuk konservasi hewan liar langka yang dilindungi dalam menjaga biodiversitas alam. Dengan menggunakan Semi Natural Hatching Nest memiliki keunggulan keamanan dari predator, kontrol suhu dan kelembaban, serta recording data yang senantiasa dapat dilakukan. Saat ini inkubator tersebut dapat kita temui dengan nama “Intan Box” yang merupakan hasil kerjasama Kedokteran Hewan FIKKIA bersama mitra Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF).

Presentasikan Deteksi Molekular

Mahasiswa Kedokteran Hewan Angkatan 2021 Gusti Ayu Illiyin Putri Santosa mengangkat presentasi Abstrak bertopik Deteksi Molekuler Terhadap Kejadian Infeksi pada Tikus liar dalam presentasi pada kelas subtema. Deteksi molekuler berbasis PCR menjadi salah satu deteksi unggulan yang akurat. Deteksi ditujukan dalam memetakan dan mendata jumlah kejadian infeksi zoonosis yang membahayakan kesehatan masyarakat. Mahasiswa Berprestasi 1 FIKKIA dari angkatan 2021 yang baru terpilih itu saat ini juga tengah melakukan penelitian terkait bersama dengan tim Parasitina x BRIN.

Inovasi pada Inseminasi Ikan

Dalam presentasi pada kelas subtema kategori B: Natural Product, Sustainable  Utilization  and Conservation, Tri Ena Wulandari yang juga seorang mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA angkatan 2021 mengangkat abstrak berjudul “Fish Spawning induction using sperm Insemination method in ovarian lavage: literatur review.” Umumnya upaya peningkatan reproduksi ikan dilakukan berdasarkan pada injeksi hormon yang dapat menyebabkan luka pada kulit ikan. Dari kejadian tersebut berpengaruh terhadap kemungkinan terjadinya kontaminasi infeksi luka lanjutan dari bakteri dan jamur. Tak hanya itu, inovasi inseminasi buatan dapat meningkatkan kesuksesan breeding dengan mengurangi angka kejadian kontaminasi dalam pemijahan luar.

 

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *