KABAR FIKKIA – On The Job Training Program kembali dihelat Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam. Tahun 2025 menjadi tahun kedua penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung mulai 28 April hingga 23 Mei 2025. Empat mahasiswa dari College of Veterinary Medicine, Central Mindanao University ikut andil sebagai peserta. Pembukaan OJT 2025 berlangsung pada Senin (28/4/2025) yang dihadiri secara daring oleh Dekan FIKKIA UNAIR, Wakil Dekan Bidang Non Akademik FIKKIA, dan Dekan CVM CMU. Sedangkan peserta hadir secara luring di Ruang Sidang Kampus Giri bersama civitas akademika Kedokteran Hewan FIKKIA lainnya.
Dekan FIKKIA UNAIR, Prof. Dr. Soetojo, dr. Sp.U(K). menyambut peserta OJT untuk mendukung pengembangan akademis dan profesional peserta. Khususnya dalam bidang kedokteran hewan yang berfokus pada medik konservasi satwa liar. FIKKIA berkomitmen untuk menyediakan pengetahuan teoritis yang kuat dan menawarkan pengalaman praktis yang komprehensif. Hal tersebut yang sangat penting bagi calon profesional kedokteran hewan masa depan. Dukungan fasilitas turut memberikan pembelajaran berkualitas tinggi. Mulai dari laboratorium modern dan pusat keterampilan klinis hingga unit khusus yang berfokus pada kesehatan dan konservasi satwa liar, kami telah membangun lingkungan yang dirancang untuk menumbuhkan keunggulan akademis dan inovasi.
Selain itu, FIKKIA yang berlokasi di wilayah Banyuwangi menawarkan keuntungan yang benar-benar unik. Terkenal sebagai “Sunrise of Java” menjadikan Banyuwangi wilayah yang diberkahi dengan keindahan alam luar biasa, kaya akan keanekaragaman hayati, dan warisan budaya yang khas. Lebih lanjut, Banyuwangi adalah rumah bagi beberapa tujuan wisata dan taman nasional yang menakjubkan, seperti Taman Nasional Alas Purwo, Taman Nasional Baluran, dan Taman Nasional Meru Betiri. Di cagar alam yang luar biasa ini, peserta akan dapat mengamati dan mempelajari berbagai macam satwa liar, termasuk penyu, Banteng Jawa yang agung, rusa liar, burung merak hijau yang menakjubkan, dan berbagai spesies burung dan fauna lain yang unik bagi ekosistem Indonesia.
Dekan CVM CMU, Dr. Jose Obedencio, Ph.D. juga turut memberikan apresiasi kepada FIKKIA yang telah menjadi mitra terperaya. Hubungan kerjasama yang berlangsung erat tersebut dapat menjadi perjalanan yang baik dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa antar kedua fakultas berbeda institusi itu. Kekayaan nutfah sumber daya yang tersedia di Banyuwangi juga akan berkontribusi secara signifikan untuk belajar mendalam dan memastikan pengalaman OJT yang berkesan dan berdampak. Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan langka untuk belajar tentang satwa liar secara langsung di habitat alami.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
