KABAR FIKKIA – Pada tanggal 28 Maret 2024, Gedung Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi menjadi lokasi diskusi kebangsaan yang diinisiasi oleh BEM UNTAG. Bertujuan untuk mengobarkan kembali semangat nasionalisme mahasiswa Banyuwangi yang telah redup, berbagai BEM Universitas di Banyuwangi diundang untuk melakukan diskusi terbuka. Dalam acara tersebut BEM FIKKIA Universitas Airlangga diwakili oleh Dhea Menteri Kajian Strategis Puspita Hakim (Akuakultur 2021) dan Menteri Sosial dan Politik Hikam Zainul Qolbi (Akuakultur 2021) bersama staf mereka masing-masing.
Beralaskan tikar sederhana, seluruh mahasiswa yang hadir bersama-sama mengeksplorasi tema yang menginspirasi yaitu “Mempresentasikan Nilai-nilai Perjuangan di Bulan Ramadhan”. Tema tersebut mencakup 5 topik utama seperti, Esensi Mahasiswa, Nilai Perjuangan Hakiki, Hakikat Pancasila, Konsep Ketuhanan Sejati, dan Arti Kesetaraan. Selain 5 topik utama di atas, sesi diskusi berjalan secara mengalir sesuai dengan argumen-argumen yang masuk saat sesi diskusi berlangsung.
Bulan Ramadhan merupakan waktu tepat untuk menjalin silaturahmi antar mahasiswa sekaligus membahas permasalahan yang ada. Seperti isu-isu politik yang saat ini tengah memuncak dan terpeliharanya berbagai konflik di Banyuwangi. Berdasar dari itu mahasiswa perlu merenung, menyadari peran dan mengambil tindakan dalam mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Hal itu merupakan perjuangan yang harus dilakukan oleh mahasiswa agar terwujudnya seluruh nilai Pancasila.
Diskusi tersebut berlangsung dengan intensif dan penuh semangat. Mahasiswa yang hadir turut aktif dalam menyampaikan argumen dan sudut pandangnya masing-masing. Begitupun dengan Kastrat dan Sospol yang ikut menghidupkan diskusi intelektual tersebut.
“Kami Sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam diskusi ini, turut larut dalam suasana forum yang sengit, seru, dan berkenang”, ujar Dhea.
Hasil yang diharapkan dari diskusi tersebut adalah :
- Adanya pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai perjuangan dan hakikat Pancasila di kalangan mahasiswa Banyuwangi
- Membangkitkan kembali semangat nasionalisme mahasiswa yang redup dan memperkuat kesatuan di tengah-tengah isu politik dan konflik yang terjadi di Banyuwangi
- Menyadari peran seorang mahasiswa dan berani terlibat secara aktif dalam menyikapi berbagai konflik yang ada di Banyuwangi
Melalui diskusi terbuka di bulan Ramadhan ini, harapannya mahasiswa Banyuwangi dapat mempererat tali silaturahmi antar kampus. Selanjutnya dapat menjalin persatuan dan kesatuan, serta selalu optimis dalam menghadapi tantangan ada. Dengan pemahaman yang lebih baik dan kesadaran akan peran yang dimiliki, mereka harus terus berusaha untuk mewujudkan seluruh nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.
Penulis : Muhammad Khoirul Anwar
Editor: Avicena C. Nisa
