FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

DLM UNAIR Hadir Wadahi Aspirasi dan Pengawasan Mahasiswa di FIKKIA

KABAR FIKKIA – 2025 menjadi momentum bersejarah bagi Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi. Hadirnya dua perwakilan Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) tingkat fakultas menambah warna tata Kelola organisasi yang lebih demokratis, aspiratif dan transparan.

Perwakilan DLM di FIKKIA adalah Linda Wulandari (KH 23) dan Diva Fauziah (KESMAS 24). Kehadiran Linda dan Diva menjalankan fungsi legislatif di tingkat universitas. Tugas DLM meliputi penyusunan undang-undang, pengawasan eksekutif, dan advokasi. Mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi kepada pihak terkait melalui DLM.

“DLM hadir sebagai garda terdepan mahasiswa dalam memperjuangkan aspirasi. Kami bertugas mengatur perundang-undangan, melakukan pengawasan terhadap BEM, dan memastikan suara mahasiswa sampai ke pihak yang berwenang,” jelas Linda

Dalam menjalankan fungsi advokasinya, DLM memiliki empat komisi utama, yakni aspirasi, advokasi, legislasi, dan pengawasan. Komisi aspirasi bertugas menampung kritik dan saran dari mahasiswa, lalu meneruskannya ke komisi advokasi untuk diolah dan disampaikan secara formal kepada pihak kampus.

“Melalui komisi aspirasi dan advokasi sangat terbuka terhadap masukan. Kritik dan saran yang masuk adalah cerminan pandangan mahasiswa terhadap suatu kebijakan,” tambah Linda.

Hal senada disampaikan oleh Diva, DLM adalah garda terdepan bagi mahasiswa UNAIR.

“Kami memastikan setiap kebijakan kampus berjalan transparan, adil, dan berpihak pada mahasiswa. Jika ada hal yang perlu dievaluasi, DLM menginisiasi forum diskusi agar solusi bisa dicapai bersama,” tutur Diva.

Meski begitu, perjalanan DLM tidak lepas dari tantangan. Linda menyebut jarak antara FIKKIA Banyuwangi dan kampus pusat sebagai hambatan utama. Namun, DLM tetap berusaha aktif dengan mengikuti berbagai program kerja secara hybrid. Sementara itu, Diva menyoroti rendahnya partisipasi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi.

“Solusinya adalah membuka lebih banyak ruang diskusi di tiap fakultas agar mahasiswa berani bersuara,” tambahnya

Sebagai angkatan pertama, perwakilan DLM UNAIR di FIKKIA menyampaikan pesan khusus untuk mahasiswa. Linda menegaskan untuk tidak pernah ragu menggaungkan aspirasi. Setiap permasalahan dapat dicari solusinya.

“Karena setiap suara adalah bagian dari perubahan. Mari wujudkan fakultas yang kuat akademik dan solid dalam memperjuangkan kepentingan kita bersama.” Tutup Diva

Sementara Diva menutup dengan pesan inspiratif, “Jangan pernah takut menyampaikan

Hadirnya DLM di FIKKIA diharapkan mampu menjadi motor penggerak demokrasi mahasiswa, memperkuat partisipasi, serta memastikan setiap kebijakan kampus berpihak pada kepentingan sivitas akademika.

Penulis: Ibnu Sadidan Fil Iman

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *