FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Dokter Hewan Muda FIKKIA Turut Terlibat dalam Vaksinasi PMK Kota Malang

KABAR FIKKIA – Kasus penyakit mulut dan kuku di Jawa Timur kembali mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Temuan 2 kasus di Wilayah Kota Malang mendorong  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang mendistribusikan 1000 vaksin untuk putus kasus PMK. Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) yang sedang melaksanakan magang stase kedinasan Kesehatan Masyarakat Veteriner turut terlibat aktif dalam melakukan stabilisasi kondisi tersebut. Yaitu dari Subkelompok 2, Kelompok 1, Gelombang III PPDH FIKKIA yang terdiri dari 8 dokter hewan muda. Mereka turut membantu melaksanakan vaksinasi PMK yang berlangsung pada Selasa (3/2/2026) hingga Kamis (5/2/2026).

Vaksinasi Sapi dan Kerbau

Tim terlebih dahulu melakukan pendataan dan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan untuk memastikan ternak dalam keadaan layak divaksin. Sasaran vaksinasi meliputi ternak sapi dan kerbau milik peternak rakyat. Mahasiswa PPDH FIKKIA UNAIR berperan dalam membantu proses handling-restrain, pencatatan data, sampai dengan pelaksanaan vaksinasi di bawah supervisi dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang. Selain itu, tim juga memberikan edukasi kepada peternak mengenai tanda klinis PMK, pentingnya biosekuriti kandang, dan langkah pencegahan penularan penyakit.

Mahasiswa lakukan vaksinasi kerbau milik warga. Sumber: Istimewa

Salah satu pembelajaran penting yang diperoleh adalah perbedaan penanganan vaksinasi pada sapi dan kerbau. Vaksinasi pada sapi umumnya lebih mudah dilakukan karena hewan relatif lebih tenang dan terbiasa dengan keberadaan manusia. Kerbau memiliki karakter yang lebih sensitif terhadap lingkungan dan mudah mengalami stres karena terbiasa dengan sistem free range. Sehingga membutuhkan teknik restrain yang lebih hati-hati dengan dibantu pemilik ternak untuk memastikan keamanan. Teknik penyuntikan pada kedua hewan relatif sama dan dilakukan di area leher depan sesuai pedoman kesepakatan vaksinasi PMK Provinsi Jawa Timur.

Ketebalan kulit kerbau menuntut keterampilan dan ketepatan lebih dalam pelaksanaannya. Bagi mahasiswa pengalaman vaksinasi PMK di Kota Malang menjadi petualangan yang tak terlupakan karena harus melewati sungai hingga menuju bukit untuk melayani vaksinasi bagi masyarakat.

Jaga Rantai Produksi Komoditas Daging Ruminansia

Vaksinasi tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan. Tetapi bentuk kontribusi nyata menjaga kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan. Lewat optimalisasi pengendalian PMK berperan menjamin ketersediaan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) bagi masyarakat.

Pemeriksaan produk kulit sapi yang beredar di pasar tradisional. Sumber: Istimewa

Selaras dengan kegiatan stase kedinasan Kesehatan Masyarakat Veteriner yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Seperti pemeriksaan sampel daging, susu, olahan asal hewan, hingga pemeriksaan antemortem-post mortem di Rumah Potong Hewan Perumda TUNAS Kota Malang. Diharapkan mahasiswa PPDH FIKKIA semakin memahami peran strategis profesi dokter hewan dalam pengendalian penyakit hewan menular, perlindungan kesehatan masyarakat, serta menjaga stabilitas sektor peternakan.

 Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *