KABAR FIKKIA – Universitas Airlangga terus meningkatkan keakuratan dan keterpaduan data akademik dosen melalui Pendampingan Sinkronisasi Data Diri pada SISTER dan Validasi ID Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Garuda. Acara tersebut diinisiasi oleh Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) Universitas Airlangga bersama Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (24/6/2025) itu juga diikuti oleh dosen Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi. Terdapat empat dosen Prodi Kedokteran Hewan FIKKIA yang mengikuti kegiatan tersebut.
Pemenuhan Syarat Pengajuan Jabatan Akademik
Sinkronisasi Data Diri pada SISTER dan Validasi ID Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Garuda merupakan bagian penting dari pemenuhan syarat pengajuan jabatan akademik. Sekaligus mendorong keterpaduan data pada berbagai platform pengindeks dan sistem informasi kepegawaian. Validasi ID pada platform pengindeks internasional ini penting untuk memastikan bahwa data akademik dosen. Seperti nama, afiliasi, publikasi, dan sitasi tercatat dengan benar dan konsisten. Misalnya Scopus dan Web of Science, kesalahan nama atau duplikasi profil dapat berdampak pada akurasi H-index dan jumlah publikasi. Google Scholar dan Garuda (Garba Rujukan Digital) menjadi sumber acuan dalam sistem nasional yang juga digunakan dalam proses penilaian jabatan akademik
Direktur SDM,Prof. Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., MP, berharap seluruh peserta telah berhasil melakukan validasi dan sinkronisasi identitas pada semua platform yang ditargetkan. Yaitu Scopus, Web of Science, Google Scholar, Garuda, serta sistem SISTER.
Pendampingan Validasi Identitas Akademik
Kegiatan tersebut menghadirkan pakar di bidang publikasi ilmiah Lembaga Inovasi, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) Universitas Airlangga, Prof. Dr. Ferry Efendi, S.Kep., Ns., M.Sc. memberikan bimbingan teknis secara langsung kepada dosen yang hadir. Dalam sesi tersebut, peserta dipandu untuk melakukan validasi dan penyelarasan identitas akademik pada sejumlah platform pengindeks internasional yang menjadi standar dalam dunia akademik, seperti Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Garuda. Validasi bertujuan memastikan setiap publikasi dosen tercatat secara akurat dan konsisten. Terutama menghindari duplikasi profil atau kesalahan afiliasi yang dapat mempengaruhi rekam jejak akademik dan proses pengajuan jabatan fungsional.
Kepala Seksi Layanan Registrasi, Data, dan Informasi SDM Universitas Airlangga, Risdiana Nissa, S.Hum. memberikan pendampingan langsung untuk memperbarui data pribadi dan portofolio akademik. Agar ata diri pada sistem SISTER yang merupakan platform resmi milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi selaras dengan informasi pada platform pengindeks. Sehingga memenuhi kriteria administratif dan teknis dalam proses penilaian jabatan akademik.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
