BERITA SIKIA – Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam mulai menunjukkan kemajuan pengelolaan organisasi yang cukup signifikan. Capaian dan target kinerja perlahan menunjukkan peningkatan positif menuju gawe akreditasi 2023. Hal ini disampaikan langsung oleh Ragil Angga Prastiya, drh., M.Si. selaku Satuan Penjamin Mutu saat menghadiri rapat kerja yang diikuti oleh pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan pada Sabtu, 09 Oktober 2022 di Ballroom Alana Hotel, Yogyakarta
Direktur SIKIA UNAIR Prof. Soetojo melakukan evaluasi terkait kinerja dan persiapan dokumen akreditasi BAN-PT dan LAMPT-Kes untuk empat program studi. SIKIA telah berhasil melebihi target capaian di beberapa indikator yang telah ditentukan pada awal tahun. Indikator yang memperoleh predikat hijau hingga pertengahan Oktober diantaranya capaian prestasi mahasiswa di kancah Nasional dan Internasional, penggunaan metode pembelajaran case method, kerja sama, students outbond, students inbound, staff outbound, staff inbound,QS Peerlist, luaran penelitian dosen, publikasi dan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Q1-Q4, jumlah sitasi, hak cipta dan riset, penelitian, keterbaruan konten website, dan kiprah dosen dalam berkegiatan tridharma.

Dari banyak indikator yang telah dicapai, sitasi artikel penelitian dosen meningkat 40 kali lipat dari target awal per tahunnya. Begitu juga dengan jumlah publikasi yang terindeks di jurnal internasional bereputasi. Adapun SIKIA juga telah mengikutsertakan sejumlah mahasiswanya untuk studi diluar negeri melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Pendataan sebaran alumni juga penting dilakukan, mereka yang bekerja, berwirausaha, maupun yang melakukan studi lanjut ke program magister atau spesialis.
Ragil menambahkan, memungkin terjadi penambahan hasil pencapaian mengingat ada program yang masih dan akan dilaksanakan hingga akhir tahun.
Proses administrasi di ranah akademik dan kemahasiswaan juga lebih efektif sejak pandemi. Pengajuan proposal kegiatan dan perizinan dapat diajukan kapan saja, sehingga persetujuan cepat didapat. Struktur organisasi yang ringkas memangkas alur birokrasi, borang yang tadinya harus diajukan ke fakultas terlebih dahulu sekarang selesai lebih cepat karena penanganan oleh SIKIA sendiri.
Selain penilaian indikator kinerja yang meningkat, perbaikan dan penambahan sarana prasarana sudah dilakukan. Terjadi perbaikan khususnya penunjang belajar seperti laboratorium terpadu, ruang baca, dan teaching farm.
Diakhir acara Prof. Soetojo menyampaikan, peningkatan trend positif memungkinkan SIKIA berkembang menjadi Fakultas kedepannya. Beliau berpesan agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang sudah ada. Karena institusi pendidikan adalah organisasi dinamis yang bergerak mengikuti tantangan dan perkembangan zaman.
Editor : Choirun Nisa
