FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

FGD Strategis di Kemiren Gali Tantangan Kesehatan Masyarakat Osing

KABAR FIKKIA – Melanjutkan rangkaian International Community Service antara Universitas Airlangga (UNAIR) dan Griffith University Australia, sesi Focus Group Discussion (FGD) yang dipimpin oleh dosen FIKKIA UNAIR, Diansanto Prayoga, S.KM., M.Kes., menjadi agenda krusial dalam memetakan tantangan kesehatan masyarakat Osing. Diskusi terarah yang berlangsung pada Selasa (10/2/2026) di Rumah Adat Osing Kemiren ini dirancang untuk menyelaraskan data klinis dengan realitas sosial guna mendukung kesehatan ibu dan anak (KIA). Sesi ini melibatkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, jajaran Kepala Dusun, Bidan Desa, Ketua Kader, serta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Desa Kemiren untuk menggali tantangan spesifik yang dihadapi masyarakat setempat.

Analisis Kendala dan Potensi Kesehatan Lokal

Sesi FGD ini difokuskan secara mendalam pada penggalian kendala serta perumusan solusi terkait tiga pilar utama, yaitu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Penyakit Tidak Menular (PTM), serta efektivitas layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam diskusi tersebut, terungkap fakta empiris bahwa meskipun menyandang status sebagai desa adat yang kental dengan tradisi, masyarakat Kemiren menunjukkan keterbukaan dan dukungan yang luar biasa terhadap layanan kesehatan formal. Tercatat bahwa kegiatan Posyandu di Desa Kemiren selalu aktif dan masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam setiap program kesehatan yang tersedia. Hal ini diperkuat dengan efektivitas strategi “jemput bola” yang dilakukan oleh para kader untuk memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan warga. Diskusi forum menggarisbawahi perlunya peningkatan manajemen kerja guna mengoptimalkan jangkauan intervensi di masa mendatang.

Sinergi Temuan Lapangan

Data dan aspirasi yang dihimpun dalam sesi diskusi ini diposisikan sebagai landasan data primer untuk menyelaraskan temuan analitis dengan kearifan lokal masyarakat Osing. Sinergi antara UNAIR dan Griffith University melalui forum ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pemetaan masalah, namun berkembang menjadi solusi nyata yang praktis dan relevan bagi warga lokal. Seluruh poin temuan mengenai kekuatan modal sosial masyarakat yang sangat mendukung layanan kesehatan, di samping kendala teknis lapangan yang ada, akan disintesis menjadi materi utama dalam pemaparan internasional guna menghasilkan kebijakan kesehatan yang berdampak luas bagi komunitas.

Integrasi Agenda dan Proyeksi Kegiatan Lanjutan

Keberhasilan sesi FGD ini tidak lepas dari rangkaian agenda pendukung yang telah dilaksanakan sejak pagi hari untuk memperkuat literasi kesehatan warga. Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Nyoman Anita Damayanti, drg., M.S., selaku Ketua Pelaksana, dengan dukungan penuh dari Dekan FKM UNAIR, Prof. Dr. Ratna Dwi Wulandari, S.KM., M.Kes., guna memastikan standar pengabdian masyarakat yang berdampak tinggi. Selain edukasi mengenai kesehatan keluarga dan reproduksi yang dipimpin oleh Prof. Nyoman, tim medis dari Puskesmas Paspan juga menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini risiko penyakit bagi warga.

Penulis: Satria Farrely

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *