KABAR FIKKIA — Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi bersama RSUD Blambangan menggelar pertemuan koordinasi lanjutan. Pertemuan berlangsung guna mematangkan persiapan Reakreditasi Program Studi Kedokteran dan Program Studi Profesi Dokter (PPD). RSUD Blambangan sebagai mitra strategis FIKKIA UNAIR, mengambil peran penting dalam memfasilitasi sarana pengembangan kilmuan. Khususnya bidang kesehatan dan kedokteran. Kegiatan berlangsung pada Kamis (20/11/2025) pagi di Aula CT Scan RSUD Blambangan Banyuwangi.
Persiapan Menuju Akreditasi
Pertemuan tersebut membahas secara intensif pemenuhan kebutuhan RSUD Blambangan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama bagi Prodi Kedokteran FIKKIA UNAIR Banyuwangi. Selain itu, kedua institusi menyoroti kesiapan menghadapi visitasi reakreditasi yang akan dilaksanakan pada Desember mendatang. Melalui diskusi ini, FIKKIA UNAIR Banyuwangi dan RSUD Blambangan memastikan bahwa seluruh aspek telah siap. Mulai dari sarana prasarana pendidikan, tata kelola mutu layanan, hingga integrasi sistem pembelajaran klinik, telah selaras dengan standar nasional pendidikan kedokteran.

Agenda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua lembaga. Dari pihak RSUD Blambangan hadir Plt Direktur, dr. Siti Asiyah Anggraeni, M.MRS., FISQua., CHQP. beserta jajaran manajemen rumah sakit. Sementara dari FIKKIA UNAIR hadir Dekan, dr. Rahadian Indarto Susilo, Sp.BS., serta Wakil Dekan I, dr. Ivan Rahmatullah, MPH., Ph.D., Wakil Dekan II, Prayogo, S.Pi., M.P., dan Wakil Dekan III, Susy Katikana Sebayang, SP., M.Sc., Ph.D. Turut hadir pula para ketua dan sekretaris program studi, yakni dr. Muhammad Nazmuddin, M.Sc. (KPS S1 Kedokteran), dr. Rizki Amalia, Sp.JP., FIHA. (SPS S1 Kedokteran), serta dr. Citra Dwi Novastuti, Sp.THTBKL. (KPS Profesi Dokter).
Melalui sinergi yang semakin kuat ini, FIKKIA UNAIR Banyuwangi dan RSUD Blambangan berharap proses reakreditasi dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik. Upaya bersama menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran, serta memperkuat kontribusi kedua institusi dalam pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di wilayah tapal kuda.
Penulis: Tutut Ariyani
Editor: Avicena C. Nisa
