KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga menyediakan layanan pemeriksaan darah di lokasi car free day (CFD) Alun-Alun Blambangan, Banyuwangi. Fasilitas cek darah yang tersedia meliputi tes kadar kolesterol, glukosa, asam urat, dan tekanan darah. Program tersebut tersedia dalam rangka mengenalkan kampus FIKKIA kepada masyarakat, terutama pembukaan Program Studi Kedokteran Umum.
Layanan tes kesehatan tersedia di sebelah timur Alun-Alun Blambangan, Jalan R.A Kartini Banyuwangi, Minggu (21/07/2024). Selain pemeriksaan darah, pengunjung berkesempatan berkonsultasi dengan dokter yang juga dosen pengajar di Prodi Kedokteran FIKKIA.
“Kami menyediakan sesi konsultasi dokter untuk menjelaskan kondisi kesehatan untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler. Pengunjung juga dapat bertanya seputar pendaftaran dan perkuliahan di kampus FIKKIA Unair,” jelas Bintang Gumilang, selaku PIC acara.

Tampak semangat seluruh tim menyapa dan bercengkrama dengan warga yang sedang berolahraga di berbagai sudut CFD Blambangan. Wargapun dengan antusias mengambil tempat antrean layanan cek kesehatan. Adapun kehadiran devile boneka FIKKIA menambah keceriaan suasana minggu pagi tersebut. Setelah cek kesehatan, warga mendapatkan sebotol susu kambing merk Oh My Goat. Susu tersebut merupakan produk luaran program kewirausahaan mahasiswa FIKKIA.
Masyarakat sambut gembira hadirnya pendidikan dokter di Banyuwangi
Dibukanya Prodi Kedokteran di Kampus Unair Banyuwangi merupakan hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Mulai tahun ini warga Banyuwangi dan sekitarnya tidak perlu kuliah jauh-jauh ke Surabaya untuk menempuh pendidikan dokter. Para orang tua dan siswa dapat merencanakan pendidikannya dilakukan dekat dengan rumah, sehingga setelah lulus kedepannya dapat mengisi kekosongan tenaga medis di daerah.
Sumadi, warga Rogojampi yang anaknya saat ini kelas 11 SMA merasa senang dengan dibukanya Prodi Kedokteran FIKKIA. Ia antusias menanyakan bagaimana studi akan dilakukan, dan perkiraan biaya yang harus disiapkan.
“Kalau kuliahnya di Banyuwangi tidak perlu memikirkan biaya kost dan makan sehari-hari, bisa pulang tiap hari. Kalaupun harus kost budgetnya juga tidak setinggi di kota besar,” tuturnya saat diwawancara.
Saat ini, pendaftaran Prodi Kedokteran FIKKIA masih berlanjut hingga 1 Agustus 2024 dengan kuota 50 mahasiswa saja. Angkatan pertama dibuka pada jalur mandiri saja.
Tidak dapat dipungkiri, jumlah tenaga medis dokter di daerah belum sebanding dengan banyaknya pasien. Ini tentunya berpengaruh pada pelayanan kesehatan di Rumah Sakit daerah. Kehadiran Prodi Kedokteran FIKKIA UNAIR diharapkan dapat mengisi kekosongan dokter disejumlah layanan kesehatan.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well Being
Penulis: Avicena C. Nisa
Editor: Jasmine Indah
