Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) menjadi salah satu upaya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) menumbuh kembangkan inovasi dan kreativitas mahasiswa di Indonesia. Divisi PKM Garuda Sakti SIKIA Universitas Airlangga menggelar kegiatan TOT (Training of Trainer) guna mempelajari dan mendalami ilmu PKM serta mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi kakak pendamping menuju penyusunan proposal PKM 2022/2023.
Acara TOT menghadirkan Edith Frederika Puruhito SKM MSc (MedSci) sebagai pemateri. Edith juga merupakan dosen reviewer PKM UNAIR periode tahun 2021/2022. Dalam bahasannya, Edith menjelaskan bahwa pengelompokan PKM tahun ini terbagi menjadi dua, yaitu PKM pendanaan dan PKM insentif.
“PKM pendanaan sendiri terdiri dari delapan bidang, yaitu PKM yang saat ini diwajibkan kepada seluruh mahasiswa baru UNAIR. Sedangkan PKM insentif merupakan PKM berbasis karya tulis,” ujar Edith.
Edith melanjutkan, skema PKM pendanaan tahun mendatang memiliki sedikit perbedaan dari tahun lalu. Pasalnya, delapan bidang yang tercantum dalam PKM pendanaan memiliki kriteria lebih khusus di masing-masing bidangnya.
PKM-Riset Eksakta (PKM-RE)
Pengamatan mendalam berbasis IPTEK untuk mengungkap informasi baru dalam bidang Eksakta.
PKM-Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH)
Pengamatan mendalam berbasis IPTEK mengungkap informasi baru bidang Sosial Humaniora dan Seni.
PKM-Kewirausahaan (PKM-K)
Produk IPTEK sebagai komoditas usaha mahasiswa.
PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM)
Solusi IPTEK (teknologi/manajemen) bagi mitra non profit. Dalam hal ini tidak harus sesuai bidang ilmu, namun kolaborasi lintas bidang sangat dianjurkan.
PKM-Penerapan IPTEK (PKM-PI)
Solusi IPTEK (teknologi/manajemen) bagi mitra profit. Penerapan harus sesuai dengan bidang ilmu dan kolaborasi lintas bidang sangat dianjurkan.
PKM-Karsa Cipta (PKM-KC)
Karya berupa hasil konstruksi karsa yang fungsional.
PKM-Karya Inovatif (PKM-KI)
Karya berupa hasil karya fungsional inovatif, solutif skala penuh, berbasis IPTEK, serta siap diproduksi secara masal.
PKM-Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK)
Karya yang berisi isu SDGs dan isu Nasional.
Edith mengatakan, PKM insentif merupakan tuangan ide dalam bentuk karya tulis. Jika sebelumnya seluruh bidang dijadikan satu dalam PKM pendanaan, tahun ini terdapat klasifikasi khusus terkait PKM berbasis karya tulis.
PKM-Artikel Ilmiah (PKM-GFT)
Karya tulis yang memuat ide berupa konsep perubahan di masa depan.
PKM-Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-AI)
Artikel ilmiah hasil dari bentuk kegiatan akademik mahasiswa.
Melanjutkan pembahasan, dosen Pengobatan Tradisional Vokasi UNAIR tersebut menyebutkan, judul merupakan salah satu hal yang menjadi ketertarikan reviewer dan juri dalam menilai PKM yang didanai. Judul yang kurang menarik minat akan minim lolos di babak selanjutnya.
“Pemilihan ide yang tepat dalam pembuatan PKM harus berdasarkan problematika yang ada. Sedangkan untuk judul, anggota tim harus menggunakan kata kunci yang mudah dimengerti serta mengikuti perkembangan zaman, dan jangan sampai menggunakan akronim yang representatif terhadap isi,” tegasnya. (*)
Penulis : Azka Fauziya
Editor : Binti Q. Masruroh
