KABAR FIKKIA – Garuda Sakti FIKKIA Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga sukses menggelar acara Goes to Mawapres yang bertema “Optimalisasi Potensi Diri untuk Menjadi Mahasiswa Berprestasi.” Acara ini bertujuan memberikan wawasan dan informasi kepada mahasiswa tentang langkah-langkah yang perlu diambil dalam persiapan seleksi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tingkat universitas. Selain itu, acara ini juga mengajak peserta untuk berbagi pengalaman dan tips sukses dalam berbagai aspek, termasuk public speaking dan capaian unggulan. Goes to Mawapres terselenggara di Kelas G201 Kampus Giri bersama 25 mahasiswa dari tiga prodi FIKKIA pada Sabtu (31/08/2024)
Goes to Mawapres merupakan program kerja dari Garuda Sakti, khususnya dari Divisi Mawapres. Kegiatan bertujuan memberikan informasi tahapan seleksi Mawapres kepada mahasiswa FIKKIA di Tingkat Universitas Airlangga.
“Kita juga akan berbagi tips terkait public speaking, capaian unggulan, dan aspek-aspek lainnya. Harapannya, acara ini bisa membantu teman-teman mengembangkan bakat dan minat sehingga dapat mengikuti seleksi Mawapres dan menjadi perwakilan FIKKIA di ajang tersebut,” ungkap Alya Launa (KH 2023) dalam sambutannya
Asah kemampuan Bahasa Inggris dan pikiran kritis
Dua pemateri utama merupakan Mawapres FIKKIA 2023. Pemateri pertama, Gusti Ayu Illiyin (KH 2021) merupakan Mawapres 1 FIKKIA 2023. Dalam materinya, Gusti Ayu membahas tentang capaian unggulan, yaitu prestasi yang diraih mahasiswa selama masa studinya. Capaian yang didapat berupa kompetisi, penghargaan, keterlibatan dalam organisasi, karya ilmiah, serta aksi kemanusiaan.
“Capaian unggulan ini tidak hanya mencakup prestasi akademik, tetapi juga kegiatan ekstrakurikuler, sosial, penelitian, serta kontribusi positif lainnya,” jelas Gusti Ayu.
Skill berbahasa Inggris yang menjadi salah satu kunci sukses dalam mengikuti seleksi Mawapres. Ia menjelaskan tentang pentingnya keterampilan berkomunikasi, presentasi akademik, serta cara mempersiapkan presentasi yang efektif.
“Kemampuan berbahasa Inggris, terutama dalam berbicara dan presentasi, sangat penting untuk meningkatkan daya saing di ajang Mawapres,” tambahnya.

Pemateri kedua, Firrial Eksa Maulidania (Kesmas 2021), yang merupakan Mawapres 2 FIKKIA 2023. Firrial menjelaskan bahwa gagasan kreatif dalam Mawapres adalah solusi inovatif yang relevan dan aplikatif untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Gagasan ini harus orisinal dan mampu memberikan dampak positif.
“Gagasan kreatif menjadi elemen penting dalam seleksi Mawapres karena menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis dan solutif,” jelas Firrial.
Firrial juga membagikan syarat-syarat dan tahapan seleksi Mawapres serta manfaat yang bisa diperoleh. Manfaat tersebut meliputi peningkatan personal branding, pengelolaan waktu, peningkatan diri, dan keterampilan komunikasi. Ia menekankan bahwa menjadi Mawapres tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga memberikan kesempatan untuk membangun jaringan relasi yang luas dan berharga.
Acara ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang berharap bisa lebih siap dalam menghadapi seleksi Mawapres di masa depan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FIKKIA dapat lebih termotivasi untuk mengikuti seleksi Mawapres dan mengharumkan nama fakultas di tingkat universitas.
Penulis: Amalia Sofi Ramadanti
Editor: Avicena C. Nisa
