KABAR FIKKIA – Unit Kegiatan Mahasiswa Konservasi dan Pecinta Alam (KPA) bersama Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan River Area Care (RAC) Day 2 di kawasan Wisata Alam Banyu Kuwung, Dusun Panggang, Desa Licin, Banyuwangi pada Minggu (12/10/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi mahasiswa dalam pelestarian lingkungan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penanaman 100 bibit tanaman toga rosella (Hibiscus sabdariffa).
Acara diawali dengan sambutan oleh Heri, Ketua Pengelola Wisata Banyu Kuwung. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Universitas Airlangga dalam pengembangan wisata berbasis alam.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran mahasiswa. Semoga kerja sama ini membuat Banyu Kuwung semakin dikenal sebagai wisata edukatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi mengenai tanaman rosella yang disampaikan oleh Fahmi Dimas (AKUA 22) sekaligus Ketua UKM KPA. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai manfaat rosella sebagai tanaman obat keluarga (toga) yang memiliki khasiat menurunkan tekanan darah, membantu pencernaan, dan kaya antioksidan.

Selain manfaat kesehatannya, rosella juga memiliki potensi ekonomi kreatif karena dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual seperti teh rosella, sirup herbal, selai, hingga mocktail rosella.
Sesi sosialisasi diikuti dengan antusias oleh 10 anggota PKK Dusun Panggang, yang aktif berdiskusi mengenai cara budidaya dan peluang usaha dari rosella. Sebagai bentuk apresiasi, peserta menerima bingkisan mocktail rosella. Minuman tersebut merupakan hasil inovasi UKM KPA, yang merupakan signature product organisasi sejak awal berdiri.
Tanam 100 Bibit Rosela
Usai sosialisasi, kegiatan berlanjut dengan penanaman 100 bibit rosella di area wisata Banyu Kuwung. Penanaman ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi langkah awal pengembangan tanaman toga bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Sebagai tindak lanjut, HIMAKUA dan UKM KPA menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pengelola wisata. Dalam kerja sama ini disepakati bahwa selama tiga bulan ke depan, mahasiswa HIMAKUA dan UKM KPA periode ini mendapatkan akses gratis ke kawasan wisata Banyu Kuwung untuk melaksanakan berbagai kegiatan edukatif, konservatif, dan promosi wisata. Sebagai bagian dari kesepakatan, kedua organisasi akan berperan sebagai promotor aktif kegiatan wisata di Banyu Kuwung, guna memperluas jangkauan promosi dan menarik lebih banyak pengunjung.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well-Being
dan poin ke-15 Life on Land.
Penulis: Aqila Fawziya Mustafa
Editor: Avicena C. Nisa
