
Wabah African swine fever (ASF) terus menjadi ancaman serius bagi sistem produksi babi di Asia Tenggara sejak pertama kali merebak secara luas pada 2019. Melalui tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap 12 studi dari tujuh negara di kawasan ini, penelitian terbaru menemukan bahwa rata-rata prevalensi ASF mencapai 29,14%, dengan variasi yang sangat besar antarwilayah dan metode pemeriksaan. Kasus tertinggi dilaporkan di Vietnam dan Lao PDR, dengan pemetaan spasial menunjukkan konsentrasi beban penyakit yang menonjol di Lao PDR dan Vietnam bagian selatan.
Meski demikian, analisis tren waktu menunjukkan adanya penurunan prevalensi yang signifikan dari 2019 hingga 2023, mengindikasikan perbaikan dalam pengendalian penyakit. Tingginya perbedaan antarstudi mencerminkan belum seragamnya sistem surveilans dan kapasitas diagnostik di kawasan ini. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa ASF masih menjadi tantangan besar yang memerlukan penguatan biosekuritivterutama pada peternakan rakyat serta harmonisasi sistem pemantauan penyakit lintas negara di Asia Tenggara.
Baca artikel selengkapnya Effects of Nicotine-Containing E-Cigarette Smoke on Testicular Histopathology in Albino Rats | Journal of Basic Medical Veterinary
Tim penyusun infografis:
- M. Thohawi Elziyad Purnama, drh., M.Si.
- Faisal Fikri, drh., M.Vet.
- Lintang Winantya Firdausy, drh., M.Sc.
- Azhar Burhanuddin, S.KH
