FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

JMV Lakukan Sharing Session Pengembangan Jurnal Dengan Kedokteran Hewan UNHAS

KABAR FIKKIA – Jurnal Medik Veteriner (JMV) melakukan sharing dan diskusi bersama Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin dalam pengembangan jurnal pengembangan Jurnal Riset Veteriner. Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar pada Kamis (27/11/2025) WITA. Hadir dalam kegiatan tersebut Faisal Fikri, drh., M.Vet. (Editor in Chief Jurnal Medik Veteriner), Dr. drh. Dwi Kesuma Sari, AP.Vet. (Ketua Program Studi S1 Kedokteran Hewan UNHAS), Dr. drh. Fika Yuliza Purba, M.Sc. (Ketua Program Studi Profesi Dokter Hewan), dan tim editor Jurnal Riset Veteriner Indonesia (Journal of The Indonesian Veterinary Research).

Best Practice Pengelolaan Jurnal

JMV merupakan jurnal pertama yang dikelola Program Studi Kedokteran Hewan di Indonesia yang telah terindeks Scopus berdasarkan keputusan The Scopus Content Selection and Advisory Board (CSAB) pada tanggal 29 Agustus 2023. Jurnal terindeks Q3 itu juga telah mendapatkan penghargaan SINTA 1 dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Republik Indonesia Nomor: 169/E/KPT/2024, pada tanggal 1 Oktober 2024. Pengelolaan JMV yang dilakukan dalam Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) terus mengalami perbaikan berkelanjutan hingga sampai di posisi tersebut.

Diskusi pengembangan jurnal bersama tim Jurnal Riset Veteriner Indonesia UNUD

Editor in Chief JMV, Faisal Fikri mengatakan diskusi membahas mengenai best practice pengelolaan dan alur proses dalam peningkatan indexing jurnal. Sangat penting terdapat perbaikan dan persiapan substantif maupun manajemen jurnal yang baik dalam peningkatan sinta maupun indeks skala menengah internasional yakni DOAJ. Beberapa masalah utama dalam pengelolaan adalah dukungan pendanaan yang sangat penting untuk operasional jurnal. Kemudian konsistensi dan kualitas artikel harus senantiasa dipertahankan atau harus mengalami peningkatan yang berjenjang. Dalam indexing internasional perlu diperhatikan dalam submission jurnal adalah diversitas author maupun diversitas editor yang mengelola.

“Selanjutnya adalah hal-hal teknis mengenai alur proses submit, uji plagiasi dan hal detail teknis lainnya,” katanya.

Strategi Kolaborasi Dalam Pengembangan Jurnal

Pengembangan jurnal tidak bisa berjalan baik tanpa ada kolaborasi untuk saling mendukung antar lembaga. Penilaian diversitas author maupun editor antar lembaga menjadi poin pertimbangan penting dalam rangka peningkatan indexing. Termasuk saling mendukung dalam branding jurnal, joint publication antar universitas, dan kolaborasi sitasi.

“Maka dari itu akan tercipta pemahaman tumbuh bersama dalam pengelolaan jurnal antar institusi di Indonesia,” jelasnya.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *