FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Jurnal Medik Veteriner Terima Benchmarking dari Veterinary Biomedical and Clinical Journal

KABAR FIKKIA – Jurnal Medik Veteriner (JMV) menjadi tujuan benchmarking dari Veterinary Biomedical and Clinical Journal (VBCJ) yang dikelola oleh Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya (UB). Kegiatan berlangsung secara daring melalui zoom meeting pada Jumat (21/11/2025). Dari FKH UB, hadir drh. Dyah Ayu Oktavianie AP., M.Biotech., AP.Vet (Dekan FKH UB), drh. Ahmad Fauzi, M.Sc., PhD (Wakil Dekan Akademik FKH UB), drh. Ajeng Erika Prihastuti Haskito, M.Si. (Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan dan Sumber Daya FKH UB), drh. Widi Nugroho, Ph.D (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa) FKH UB, drh. Gretania Residiwati, M.Si. Ph.D (Editor In Chief VBCJ) beserta tim editorial jurnal. Tim JMV yang hadir yaitu Faisal Fikri, drh., M.Vet. Editor In Chief JMV), Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, drh., M.Si. (Managing Editor JMV), dan Choirun Nisa, S.IIP. (Editorial Board JMV).

Konsistensi Tingkatkan Indexing

Benchmarking antara JMV dan VBCJ menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi peningkatan mutu jurnal veteriner di Indonesia. Pada sesi diskusi, kedua pihak menekankan bahwa langkah menuju indeksasi yang lebih tinggi tidak hanya bergantung pada kualitas artikel, tetapi juga pada konsistensi tata kelola internal jurnal. Penguatan struktur editorial, keberlanjutan tim pengelola, hingga manajemen sumber daya keuangan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas penerbitan. Perbaikan berkelanjutan dalam aspek teknis penerbitan turut menjadi perhatian.

Seluruh elemen editorial ditekankan agar selaras antara pedoman penulisan di website dengan implementasi pada manuskrip yang diterbitkan. Mulai dari gaya sitasi, format tabel dan gambar, hingga konsistensi layout setiap artikel. Ketelitian pada detail teknis ini dianggap sebagai indikator profesionalisme jurnal dan menjadi salah satu faktor yang dinilai dalam proses evaluasi indeksasi internasional.Dalam forum tersebut, mengidentifikasi sejumlah strategi yang dapat diterapkan secara bertahap dan terukur setiap tahun.

Strategi pertama adalah penguatan sumber daya manusia dan editorial. Pengelolaan jurnal dituntut memiliki tim editorial yang tetap, kompeten, dan memahami dinamika pengelolaan jurnal ilmiah berbasis OJS. Pelatihan berkala terkait etika publikasi, reviewer management, dan editorial workflow menjadi kebutuhan wajib agar kualitas pengelolaan terus meningkat. Kedua, penguatan visi, misi, dan tujuan jurnal dengan memiliki arah pengembangan yang jelas. Harus relevan dengan perkembangan keilmuan, serta mampu menyesuaikan diri terhadap dinamika publikasi global.

Ketiga, membangun karakter dan fokus keilmuan untuk memperkuat ciri khas dan positioning sebagai jurnal veteriner yang berorientasi pada kebaruan ilmiah. Keempat, promosi kepada relasi sejawat dan konsistensi gaya editorial
melalui diseminasi kepada kolega peneliti, akademisi, dan institusi untuk memperluas jejaring kontributor dan reviewer. Konsistensi editorial juga menjadi penanda identitas jurnal serta meningkatkan kepercayaan penulis.

Keempat, promosi internasional dan peningkatan kualitas publikasi. Keterlibatan dalam konferensi internasional, kolaborasi dengan asosiasi profesi, dan peningkatan kualitas artikel menjadi strategi untuk memperkuat visibilitas global. Langkah ini juga mendukung peningkatan sitasi oleh peneliti luar negeri. Kelima, peningkatan sitasi dan keterlibatan penulis atau reviewer eksternal untuk meningkatkan keberagaman penelitian serta daya tarik jurnal di indeks global. Terakhir dengan penguatan kerja sama dengan mitra potensial dalam memperluas kontribusi naskah sekaligus membuka peluang publikasi tematik berdasarkan kebutuhan riset aktual.

Kolaborasi untuk Kemajuan Jurnal Veteriner Indonesia

Melalui kegiatan benchmarking diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi penting bagi perkembangan publikasi ilmiah di bidang kedokteran hewan. Kolaborasi antar fakultas dan antar jurnal luar universitas memungkinkan adanya pertukaran praktik terbaik dalam manajemen editorial. Sekaligus mendukung peningkatan kualitas publikasi yang berdaya saing global. Dengan komitmen kuat pada konsistensi dan inovasi, Jurnal Medik Veteriner terus memperkuat langkahnya menuju indeksasi yang lebih tinggi dan menjadi rujukan utama dalam publikasi ilmiah veteriner di Indonesia.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *