KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga menggelar sebuah kajian Ramadan dengan mengundang penceramah, Al Habib Muhsin Al Habsyi. Acara berlangsung pada Kamis (21/3/2024) di Perpustakaan Kampus Mojo FIKKIA UNAIR. Kajian dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, dan sejumlah mahasiswa dari tiga program studi yang ada di FIKKIA.
Kajian diselenggarakan lepas pelaksanaan sholat Isya berjamaah. Dalam pembukaan ceramahnya, Habib Muhsin Al Habsyi menyampaikan pesan yang mendalam bahwa Al-Qur’an. Kitab suci agama Islam tersebut kaya literatur kisah yang sarat hikmah dan pelajaran berharga bagi kehidupan manusia.
Meneladani kepekaan Rasulullah dari kisah Abu Hurairah
Siapa sahabat muslim yang tak mengenal sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Abu Hurairah. Pada suatu hari, Abu Hurairah duduk di pinggir jalan dan meminta Abu Bakar membacakan satu ayat Al-Qur’an, berharap dia bisa diajak ikut serta dan diberi pekerjaan. Abu Bakar hanya membacakan ayat tersebut dan pergi. Hal serupa terjadi saat Abu Hurairah meminta Umar bin Khattab untuk mengajarkannya ayat al-Qur’an, namun Umar juga pergi setelah membacakan ayat. Ketika Rasulullah datang, beliau seketika mengajak Abu Hurairah untuk datang ke rumahnya dan memberikan semangkuk susu. Abu Hurairah merasa Nabi Muhammad dapat membaca isi hatinya.
Dari cerita tersebut, Habib menyampaikan bahwa kita diajarkan untuk peka terhadap saudara dan orang-orang di sekitar kita.
“Puasa Ramadan tidak hanya tentang menahan lapar, tetapi juga tentang menjadi lebih peduli terhadap mereka yang membutuhkan, bahkan jika mereka tidak secara langsung meminta bantuan”, ucap Habib.
Habib mendorong hadirin untuk menjadi mahasiswa, dosen, guru, atau individu dari profesi manapun yang peka terhadap kebutuhan sesama. Saat memasuki akhir ceramah, beliau berharap agar FIKKIA dan Banyuwangi dapat terus berkembang dan mendapat berkah.
Dengan demikian, ceramah ini mengingatkan kita untuk tidak hanya menjalankan ibadah sebagai ritual agama. Namun, juga mendalami hikmah dan pengajaran dari ibadah tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. Semoga ceramah ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk menjadi individu yang lebih baik, lebih peka, dan lebih peduli terhadap kebutuhan orang lain.
Seluruh jamaah yang hadir selanjutnya melakukan sholat tarawih bersama dengan khusyuk.
Penulis: Bintang Muslimah
Editor: Avicena C. Nisa
