FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Karantina Duta FIKKIA UNAIR: Mengasah Kompetensi dan Meningkatkan Potensi Mahasiswa

KABAR FIKKIA – Sebanyak enam mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi mengikuti rangkaian kegiatan karantina duta fakultas. Pembekalan berlangsung 10 hari (11-20/11/2024) di Aula Kampus Mojo FIKKIA. Karantina bertujuan untuk membekali para finalis dengan keterampilan serta wawasan yang diperlukan sebagai representasi FIKKIA.

Duta FIKKIA mendapat pembekalan mengenai budaya Banyuwangi

Rangkaian kegiatan selama karantina mencakup berbagai pembekalan, di antaranya public speaking, peningkatan kualitas berpikir, membangun komunikasi dan argumentasi yang kokoh, memahami budaya lokal Banyuwangi, mengenal lebih dalam tentang FIKKIA, menciptakan citra diri yang positif, serta pelatihan basic catwalk.

Hari Pertama: Menguasai Public Speaking

Karantina dimulai dengan materi public speaking yang disampaikan oleh Midory Autake, S.KM, finalis Miss Hijab Jawa Timur yang memiliki berbagai capaian dan pengalaman dalam bidang public speaking. Dalam sesi ini, peserta diberikan tips dan motivasi untuk menguasai seni berbicara di depan umum. Midory berbagi pengalaman dan strategi untuk tampil percaya diri, memukau audiens, serta menyampaikan pesan dengan jelas dan terstruktur.

Hari Kedua: Meningkatkan Kualitas Berpikir dan Argumentasi

Pada hari kedua, Suciyono S.St.Pi., M.P, dosen Akuakultur FIKKIA, memaparkan materi tentang meningkatkan kualitas berpikir kritis serta membangun komunikasi dan argumentasi yang kokoh. Peserta didorong untuk mengasah kemampuan berpikir analitis dan menyampaikan pendapat secara rasional dan persuasive, dan menghindari kesalahan logika.

6 finalis Duta FIKKIA bersama Suciyono S.St.Pi., M.P di hari kedua

Hari Ketiga: Mengeksplorasi Budaya Banyuwangi

Hari ketiga menghadirkan Nuris Fattah, Thulik Banyuwangi, yang mengajak para peserta untuk mendalami sejarah dan budaya Banyuwangi. Materi ini bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap budaya lokal serta mendorong peran mahasiswa dalam melestarikan warisan budaya di Banyuwangi.

Hari Keempat: Mengenal FIKKIA Lebih Dekat

Selanjutnya hari keempat, finalis mendalami informasi tentang FIKKIA bersama Kepala Subbagian (Kasubag) FIKKIA, Bintang Gumilang, S.KM., M.Kes. Sesi ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan komprehensif mengenai fakultas sebagai dasar dalam menjalankan peran mereka sebagai duta yang informatif dan inspiratif.

Hari Kelima: Citra Diri Positif

Hari kelima diisi oleh M. Fatku Rohman, yang merupakan Putra Jawa Timur 2024. Mahasiswa STIKES Banyuwangi tersebut memaparkan pentingnya menciptakan citra diri yang positif dan konsisten sebagai representasi fakultas. Materi ini juga mengintegrasikan keterampilan public speaking untuk meningkatkan kepercayaan diri para peserta dalam berinteraksi dengan audiens yang beragam.

Hari Keenam: Pelatihan Basic Catwalk

Karantina diakhiri dengan pelatihan basic catwalk yang kembali dipandu oleh Midory Autake, S.KM. Para finalis diajarkan teknik dasar berjalan di atas panggung dengan elegan, menampilkan citra profesional, serta mempraktikkan cara membawa diri dengan percaya diri di depan umum.

Bintang, salah satu finalis mengatakan,” Kegiatan karantina ini menjadi pengalaman berharga bagi  kami para finalis duta FIKKIA. Tidak hanya membangun keterampilan teknis, program ini juga memperkuat karakter serta wawasan kami nantinya sebagai perwakilan fakultas yang berkompeten dan inspiratif.”

Program ini menggambarkan komitmen FIKKIA Universitas Airlangga dalam mencetak mahasiswa yang unggul, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam mempromosikan budaya dan nilai-nilai positif. Para finalis duta FIKKIA diharapkan mampu menjalankan peran mereka dengan baik, menjadi panutan, serta memperkuat citra fakultas di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

Penulis: Bintang Muslimah
Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *