BERITA SIKIA – Sabtu, 13 Agustus 2022 Universitas Airlangga menggelar Prosesi Wisuda yang ketiga kalinya. Sebanyak 451 wisudawan hadir mengikuti upacara kelulusan yang diselenggarakan di Airlangga Convention Center. Pada acara tersebut Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam meluluskan 15 wisudawan dari program studi Akuakultur, Kedokteran Hewan dan Kesehatan Masyarakat.
Pada upacara wisuda tersebut Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak, memberikan penghargaan wisudawan berprestasi kepada Arini Banowati Azalia Adnin, S. K.M dari Program Studi Kesehatan Masyarakat.
Baca Juga : Tips Belajar ala Wisudawan Terbaik SIKIA Periode Agustus 2022
Awal menjalani perkuliahan di Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam, Arini mengisi waktunya dengan berlatih sepatu roda dan kegiatan akademis dengan maksimal. Ia memanfaatkan kesempatan cuti yang diberikan untuk rutin berlatih sepatu roda di daerah asalnya, Bekasi.
“Sebenarnya di semester satu sampai tiga saya masih latihan, pernah cuti sekitar tiga minggu atau sebulan buat focus latihan. Masuk semester empat mulai focus kuliah.” ungkap Arini
Podium pertama yang diraih saat kuliah adalah 3rd place di event Pekan Olah Raga Daerah Jawa Barat 2018 (PORDA JABAR 2018).
Latihan tekun itu pun membawa Arini menjuarai Open International Roller Skate Championship and Regent’s Cup Tangerang 2019. Tidak tanggung-tanggung ia menempati podium ke-3 mengungguli atlet dari negara lain. Medali terbaru yang berhasil dibawa pulang Arini sekaligus mengharumkan nama Universitas Airlangga adalah 3rd place Bekasi Open Roller Skate Championship 2022.
Selain menekuni hobi sepatu rodanya, Arini ternyata juga aktif dibidang akademis dan kemasyarakatan. Ia pernah menjadi sukarelawan gerakan Unair Mengajar angkatan ke 4 tahun 2019, Live In 2020 Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia 2020, sekaligus menjadi tim peneliti dan pengembangan bidang pengendalian tembakau di ISMKMI.
Arini berpesan bahwa hobi olahraga bukanlah penghalang didunia akademik. Keduanya tercapai berkat ketekunan serta berbuatan baik yang ditempuh. Ia pun berhasil mendapat gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat predikat memuaskan dengan IPK 3.23.
