KABAR FIKKIA – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Udayana (UNUD) menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Kesehatan Ternak (PKT) pada Sabtu hingga Minggu (30/11/ 2024 – 01/ 12/ 2024). Kegiatan diorganisir oleh Minat Prodi (MinPro) Vetholic, sebuah organisasi di bawah naungan BEM FKH UNUD yang berfokus pada ternak besar. Termasuk delegasi Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH) FIKKIA Universitas Airlangga (UNAIR). Personil HMKH dari Divisi Keilmuan Swine and Ruminant Care (SRC), hadir untuk mempererat hubungan kerja sama dan berbagi pengalaman dengan MinPro Vetholic.
Mereka adalah Dina Yulisah (2021), Adi Nugroho (2022), Akbar Dima (2022), Salsabila Nurina (2022), Alif Rifqi (2021), Adib Fardhan (2023), Nadine Aurelia (2023) dan Anisah Athalah (2023). Sebelum memulai pelayanan kesehatan pada ternak, sesi pembekalan materi yang disampaikan oleh dosen FKH UNUD. Materi meliputi pengenalan Sapi Bali, metode handling dan restrain, kebiasaan Sapi Bali, serta teknik injeksi. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan tentang cara berkomunikasi yang efektif dengan peternak.
Pelayanan Kesehatan Hewan di Desa Antapan
Puncak acara dilaksanakan pada hari kedua, dengan kegiatan Pelayanan Kesehatan Hewan (KesWan) di Desa Antapan, Tabanan, Bali. Tim memberikan layanan berupa injeksi vitamin, obat cacing, dan obat anti ektoparasit pada Sapi Bali milik peternak setempat. Sebelum pemberian obat, dilakukan diagnosa oleh dokter hewan selaku supervisor kegiatan ini. Tim UNUD dan UNAIR berhasil melakukan pelayanan kesehatan ternak kepada 247 ekor sapi milik warga.

Pelaksanaan kegiatan didampingi oleh dosen FKH UNUD dan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Hewan (PPDH) UNUD. Memastikan layanan yang diberikan sesuai dengan standar kesehatan hewan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari secara langsung di lapangan.
Kerja Sama dan Kesan Peserta
Kehadiran delegasi dari HMKH FIKKIA UNAIR, khususnya Divisi SRC, memberikan dimensi kolaboratif dalam acara ini. Menurut Adib Fardhan, salah satu delegasi HMKH UNAIR, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam.
“Saya pribadi senang mengikuti kegiatan. Kami diundang MinPro Vetholic untuk mengikuti kegiatan PKT. Selain mendapat ilmu dan keterampilan tentang Sapi Bali, kita juga mendapatkan relasi dan jejaring luas untuk berbagi pengalaman maupun pengetahuan” ujar Adib.
Divisi SRC HMKH berharap hubungan yang telah terjalin dapat berlanjut ke kolaborasi di masa mendatang. “Semoga kerja sama antara SRC dan MinPro Vetholic tidak berhenti sampai di sini saja” harap Dina Yulidah, Kepala Divisi SRC.
Kegiatan PKT yang diselenggarakan oleh MinPro Vetholic FKH UNUD tidak hanya menjadi ajang pengabdian kepada masyarakat tetapi juga wadah pengembangan ilmu dan jejaring.
PKT sukses mempertemukan mahasiswa dari berbagai universitas untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesehatan hewan, khususnya Sapi Bali.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke 15 – Life on Land dan ke-17 Partnership for the Goals.
Penulis: Hanifa Khansa Khairunnisa
Editor: Avicena C. Nisa
