FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Kolaborasi SIKIA UNAIR dengan Hochschule Heilbronn University dan Universitas Dhyana Pura

Jumat (30/09/2022) sampai dengan Minggu (02/10/2022) SIKIA Unair telah mengadakan Multiculture Programs Tour De Essential Areas of PangPang Bay Animal Aquatic and Terrestrial Monitoring, yang merupakan bentuk pengabdian masyarakat internasional SIKIA Unair dan branding SIKIA Unair sebagai World Class University (WCU).

Selain melibatkan mahasiswa SIKIA Universitas Airlangga, program ini juga melibatkan 12 mahasiswa asing dari Hochschule Heilbronn University, Jerman, dan 3 mahasiswa dari Universitas Dhyana Pura (UNDHIRA) Bali. Mereka berasal dari pelbagai program studi seperti International Management, Sastra Inggris, Manajemen Bisnis Pariwisata, dan Manajemen Perhotelan.

Suciyono S.St.Pi.,M.P., sebagai ketua pelaksana kegiatan, mengatakan bahwa mahasiswa asing yang diperbolehkan mengikuti program ini adalah terdaftar sebagai mahasiswa aktif di universitas negara asalnya. Bukan merupakan warga asing yang menjadi mahasiswa salah satu universitas di Indonesia. Program-program yang melibatkan mahasiswa asing biasanya difasilitasi oleh AGE (Airlangga Global Engagement).

Airlangga Global Engagement (AGE) merupakan unit dari Universitas Airlangga yang menjembatani institusi dalam dan luar negeri untuk menjalin kerjasama dengan Universitas Airlangga. Pada level internasional, AGE telah menjalin kemitraan dengan 149 universitas/ institusi di Asia Pasifik, Amerika, Eropa, Australia, dan Afrika. Kemitraan yang terjalin dapat berupa pertukaran mahasiswa, dosen, staf, bahkan penelitian bersama. Pada kesempatan kali ini, SIKIA mendatangkan para mahasiswa asing melalui kerjasama dengan Universitas Dhyana Pura, Bali, yang juga sedang menjalankan program internasional.

Baca juga: SIKIA UNAIR Sambut Mahasiswa Asing dari Jerman dalam Event Series World Class University

Hari pertama, kegiatan berlangsung di kampus Giri SIKIA Universitas Airlangga dengan mengusung tema Do It Yourself (DIY) Aquaspace. Peserta diajak membuat aquascape dan mengunjungi Dinas Pariwisata Banyuwangi.

Hari kedua peserta menanam mangrove di kawasan Teluk Pangpang Banyuwangi. Di sana mereka diperkenalkan berbagai jenis pohon bakau dan diajak berkeliling dengan perahu untuk melihat Panorama Kili-Kili yang dipenuhi berbagai jenis burung.

Puncak kegiatan ada di hari ketiga, peserta melakukan field trip ke Kawah Ijen untuk menikmati fenomena “blue fire” yang mendunia. Seluruh kegiatan ini diakhiri dengan closing ceremony di Sarine Café, Licin, sekaligus merasakan produk mocktail produksi dari PPK Ormawa BEM KM SIKIA Universitas Airlangga.

Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan demi kegiatan, karena dengan diadakannya kegiatan ini dapat memberikan valuable experience serta menambah insight tentang Banyuwangi, khususnya SIKIA.

Penulis: Kezia Catherine Siswoko

Editor: Choirun Nisa

(1) Comment

  • Mia October 8, 2022 @ 2:26 pm

    Maju terus anak sikia, jadikan sikia bertaraf internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *