BERITA FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi kembali menerima kunjungan Profesor dari Perguruan Ternama Dunia. Kali ini, Prof. Makoto Matsubayashi, DVM., PhD. dari Graduate School of Veterinary Medical Sciences Osaka Metropolitan University Japan hadir membagikan ilmu dalam bidang parasitologi veteriner kepada civitas akademika FIKKIA UNAIR pada Jumat (15/12/2023). Rangkaian kegiatan dimulai dengan praktikum bersama dosen Kedokteran Hewan dan tim Parasitina serta diakhiri dengan kuliah tamu internasional.
Praktikum Bersama Civitas Akademika FIKKIA
Dalam meningkatkan kualitas pengalaman pemeriksaan parasitologi dosen Program Studi Kedokteran Hewan dan Asisten Dosen Parasitologi Veteriner. Prof Makoto memberikan pengantar dan pendampingan praktikum pengecekan eimeria spp memaksimalkan metode deteksi gula-gula. Kegiatan praktikum sendiri berlangsung di Laboratorium Terpadu 3 pada siang hari.
Kuliah Tamu Internasional
Bertempat di Ruang Sidang Kampus Giri FIKKIA, Prof. Makoto memberikan kuliah tamu internasional berjudul “Detection and Molecular Analysis of Gastrointestinal Protozoans as an Important Parasites for zoonotic Risk and Reducing Productivities in Animal Food.” Dengan dimoderatori oleh peneliti BRIN yaitu Dr April Wardhana, kuliah tamu berlangsung dalam balutan bahasa inggris.
Prof Makoto menjelaskan keutamaan diagnosa molekuler PCR dalam mendeteksi protozoa yang menjadi parasit gastrointestinal. Peran parasit tersebut sangat strategis dalam menghambat produktivitas ternak. Sehingga diagnosis yang tepat dapat menjadi pilihan terapi yang maksimal. Dalam teknik diagnosa menggunakan PCR terdapat salah satu bagian yang penting yaitu mendapatkan DNA parasit yang akan diteliti. Namun beberapa protozoa memiliki tingkat kesulitan pengambilan DNA yang lebih tinggi dibandingkan dengan cacing. Salah satu teknik Pengambilan DNA pada Parasit freezing towing dapat menjadi pilihan. Bahkan FIKKIA kini sudah memiliki alat yang cukup mumpuni untuk melakukannya. Yaitu dengan melakukan pembekuan ekstrim dan pengeluaran dalam suhu ruang berulang. Sehingga dindingnya protozoa tersebut pecah dan DNA dapat diekstraksi.

Di akhir sesi tanya jawab, setiap orang yang bertanya mendapatkan hadiah boneka penyu dari moderator. Mereka adalah Salsabilla (Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA, Angkatan 2020), Frenky Laksana (Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA, Angkatan 2020), Gusti Ayu Illiyin Putri Santosa (Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA), Aditya Yudhana drh. M.Si.(Dosen Kedokteran Hewan FIKKIA), dan Dr. Mufasirin, drh. M.Si. (Wakil Dekan Non Akademik FIKKIA). Penghujung kuliah tamu internasional adalah pemberian plakat penghargaan kepada moderator serta pemateri dan ditutup dengan foto bersama.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
