KABAR FIKKIA – Winda Kusuma Dewi, drh. M.Sc. adalah seorang dokter bedah hewan yang kini tengah meniti perjalanan luar biasa dalam mengembangkan diri di bidang kedokteran hewan. Sebagai alumni S1 Kedokteran Hewan UNAIR Kampus Banyuwangi Angkatan 2016, ia telah menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjadi seorang profesional di bidang bedah hewan. Saat ini, Winda sedang mengejar gelar PhD di Chulalongkorn University di Thailand, dengan fokus pada bedah hewan.
Awal Karier yang Berkomitmen di Dunia Veteriner
Sejak kuliah, Winda sudah menunjukkan ketertarikan besar dalam bidang bedah hewan. Pengalamannya sebagai asisten dosen Bedah Klinik Veteriner UNAIR memberikan kesempatan untuk terlibat langsung dan memperdalam pengetahuannya terkait ilmu bedah. Hal ini memberikan pengalaman berharga dan semakin meningkatkan rasa keingintahuan di bidang bedah hewan. Menurut Winda, menjadi seorang dokter hewan bedah bukan hanya soal keahlian teknis, tapi juga tentang tanggung jawab besar. Tindakan bedah seringkali menjadi solusi terbaik untuk menyelamatkan pasien, dan itu adalah tantangan yang memotivasi Winda untuk terus belajar.

Foto: Pribadi
“Dalam dunia bedah, kita harus berusaha sebaik mungkin, dan jika ada yang tidak berjalan sesuai rencana, kita harus bisa menghadapi situasi itu dengan bijaksana demi kebaikan pasien,” kata Winda.
Selain kemampuan teknis atau hardskill, Winda juga menekankan pentingnya softskill, seperti sikap proaktif dan kebijaksanaan dalam bertindak.
Melanjutkan Pendidikan di Luar Negeri
Winda melanjutkan pendidikan magisternya di Fakultas Ilmu Kedokteran Hewan, Universitas Chulalongkorn, Thailand, dengan dukungan Graduate Scholarship Program for ASEAN or Non – ASEAN countries. Winda menjalani pendidikan S2 pada tahun 2022-2024, yang tidak hanya fokus pada penelitian, tetapi juga praktik klinis. Salah satu prestasinya yang mengagumkan adalah meraih predikat Excellent Oral Presenter di Chulalongkorn University Veterinary Conference (CUVC) pada tahun 2024.

Foto: Pribadi
Saat ini, Winda sedang menjalani program doktoralnya di universitas terbaik di Thailand versi QS WUR 2024 dengan bidang yang sama, dan didukung oleh beasiswa the Second Century Fund (C2F). Pengalamannya di luar negeri membuatnya semakin berkembang, baik dari sisi akademis maupun praktis. Winda juga menekankan pentingnya memilih universitas terbaik yang sesuai dengan bidang minat serta mempersiapkan diri dengan baik, termasuk memenuhi persyaratan administratif seperti skor IELTS atau TOEFL.
“Pengalaman belajar di luar negeri memberi saya wawasan yang luar biasa baik dari segi ilmu pengetahuan maupun work ethics dari banyak orang hebat. Saya rasa hal ini mempercepat perkembangan saya,” ungkap Winda.
Menatap Masa Depan dengan Semangat Tanpa Batas
Winda memiliki harapan besar untuk dunia kedokteran hewan di Indonesia. Ia ingin semakin banyak orang yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan. Sebagai dokter hewan sekaligus akademisi, Winda berkomitmen untuk terus berkontribusi pada kemajuan ilmu kedokteran hewan.
“Masih banyak masalah yang perlu kita selesaikan melalui bidang yang kita tekuni,” ujar Winda, penuh semangat. Dengan dedikasinya yang luar biasa, Winda Kusuma Dewi terus menapaki jalan panjang menjadi seorang dokter hewan bedah yang ahli, dan bertekad untuk terus berkontribusi pada kemajuan dunia kedokteran hewan, yang semakin canggih dan penuh tantangan.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
