KABAR FIKKIA – Kelas BWI A meraih predikat Stand Terbaik dalam Expo Pembelajaran Dasar Bersama (PDB) FIKKIA Universitas Airlangga Jumat (5/12/2025). Bersama 51 mahasiswa anggota kelas, stand ini unggul melalui tema “Magic Mak Lampir” yang selaras dengan juknis panitia dan mengandalkan kreativitas penuh mahasiswa tanpa sewa properti eksternal.
”Kami full menggunakan kreativitas mahasiswa tanpa persewaan properti, membuat stand autentik dan orisinal dibanding kompetitor.” Ungkap Akbar Maula Dani (AKUA 25)
Konsep horor-magic ini selaras tema expo, menggambarkan “Energi Muda Aset Berharga” melalui elemen mistis lokal Banyuwangi yang menarik perhatian juri dan pengunjung.

Sebagai kelas dengan 51 mahasiswa, solidaritas menjadi kunci sukses. Muhammad Avin (KH 25), kontingen kelas, merasa bangga terhadap solidaritas dan integritas anggota kelasnya. Ia juga berterima kasih kepada Igo Syaiful Ihsan, drh., M.Si. sebagai dosen sekaligus mentor selama berlangsungnya PDB.
Inovasi Makanan Bergizi Super
Produk unggulan stand BWI A adalah “Moringa Crunch”, nugget ayam kombinasi daun kelor yang kaya zat besi. Azka (KH 25) ungkap asal ide berawal dari tingginya kasus stunting Indonesia. Minat konsumsi sayur pada anak juga masih rendah, serta minimnya inovasi makanan sehat. Moringa atau yang familiar disebut daun kelor menjadi jawabannya. Sayuran super food tersebut makin bergizi jika dipadukan dengan daging ayam yang tinggi protein. Pemilihan produk didasari data epidemiologi stunting nasional 21,6% (SSGBI 2022) dan preferensi anak terhadap nugget.

“Penjualan pertama target 10 box, habis terjual hari itu juga. Puncak di Expo PDB: 30 box laku kurang 2 jam, antusiasme pengunjung tinggi.” Ungkap Moch. Reza (KH 25)
Baca juga: Booth Kreatif dan Ide Inovatif Ramaikan Expo PDB Atmadhyaksa 2025
Tak hanya bergizi, “Moringa Crunch” juga memiliki rasa lezat. Daging ayam memiliki komposisi lebih banyak, ditambah daun kelor sebagai nutrisi tambahan. Rasa daun kelor yang hambar juga memudahkan mahasiswa dalam memodifikasi rasa yang diinginkan.
Stand BWI A unggul dengan kriteria juri: inovasi tema (40%), presentasi bisnis (30%), desain booth kreatif (20%), dampak sosial (10%). Konsep “Magic Maklampir” ciptakan pengalaman imersif, sementara Moringa Crunch beri solusi nyata pengentasan stunting di Indonesia.
Penulis: Ajeng Aprisa Simorangkir
Editor: Avicena C. Nisa
