KABAR FIKKIA – Putri Asfarina Ifada, mahasiswi Prodi Akuakultur Fakultas Ilmu Kedokteran, Kesehatan Hewan, dan Ilmu Alam (FIKKIA) berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia dan timnya berhasil meraih Juara 2 dalam “Idea Pitch Competition 2025”. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Blue Ocean Strategy Fellowship (BOSF) bekerja sama dengan Sampoerna University dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Mahasiswa angkatan 2021 itu membawa ide SeeShark bersama rekannya Oka Bayu Pratama (Akuakultur 2021) dan M. Khoirul Anwar (Akuakultur 2021).

Idea Pitch Competition 2025 merupakan kompetisi bergengsi yang mengangkat ide inovasi bidang maritim. Kompetisi diikuti oleh lebih dari 110 peserta yang unjuk gigi membawa solusi kreatif untuk kemajuan kelautan Indonesia. Sebelum meraih juara 2, tim SeeShark terpilih menjadi 10 finalis. Tema utama lomba adalah pengembangan inovasi teknologi yang dapat mendukung keberlanjutan dan kelestarian sumber daya laut.
Identifikasi Potongan Tubuh Hiu
Putri Asfarina Ifada tampil dengan inovasi berjudul “SeeShark: AI-Based Shark Identification App”. Aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dirancang untuk membantu enumerator mempermudah identifikasi hiu hanya dari potongan tubuh dan kulit tanpa harus mengamati keseluruhan ikan. Dengan teknologi ini, pendataan hiu dapat dilakukan secara masif dengan hasil lebih efisien dan akurat.
“Masalah utama yang kami angkat adalah minimnya jumlah enumerator di Indonesia yang sering mengalami kesulitan mengenali hiu. Terutama dalam kondisi terpotong-potong. Aplikasi SeeShark ini memberikan ‘superpower’ bagi enumerator agar identifikasi menjadi lebih cepat dan tepat,” jelas Putri.
Panitia mengumumkan juara dilakukan secara hibrid pada Jumat (08/08/2025) di Sampoerna Strategic Square, Jakarta. Putri sendiri hadir daring melalui kanal zoom. Kesempatan bertemu dan berbicara langsung dengan Menteri Kelautan dan Perikanan menjadi momen penting bagi para peserta untuk memperjuangkan ide mereka agar bisa diadopsi sebagai inisiatif nasional.
Putri mengungkapkan, “Ini adalah kesempatan besar yang sangat berharga. Event seperti ini memfasilitasi kami untuk mengembangkan inovasi agar bisa memberikan dampak positif luas di bidang kelautan.”
Sebelumnya, inovasi SeeShark telah menerima pendanaan senilai Rp104.500.000 dari Konservasi Indonesia. Bahkan telah memperoleh hak cipta serta paten teknologi, yang memperkuat posisi aplikasi sebagai solusi inovatif dan berkelanjutan.
Keberhasilan Putri menunjukkan kemampuan pemuda FIKKIA menciptakan terobosan teknologi yang relevan dan siap bersaing di tingkat nasional, dengan kontribusi nyata untuk pengelolaan sumber daya maritim Indonesia.
Penulis: Putri Ajeng Aprisa Simorangkir
Editor: Avicena C. Nisa
