KABAR FIKKIA – Prodi S-1 Akuakultur FIKKIA UNAIR kembali mengadakan kuliah tamu pada Sabtu (22/06/24) dengan mengundang Farm Manager PT. Delos Teknologi Maritim Jaya, Tri Wahyudi, S. Si. Kuliah tamu kali ini diadakan secara virtual dengan dihadiri oleh 31 peserta dengan mengangkat tema “Budidaya Udang Vaname by Delos Aquaculture”. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Arif Habib Fasya, S. Pi, M. Si, selaku dosen pendamping kegiatan.
Potensi laut yang melimpah dan tingginya permintaan produk perikanan menjadikan industri akuakultur sebagai bisnis menjanjikan. Salah satu perusahaan yang berhasil memanfaatkan peluang ini adalah PT. Delos Teknologi Maritim Jaya. Meski tergolong pemain baru, Delos telah menerapkan metode budidaya berbasis teknologi yang didorong oleh ilmu pengetahuan. Delos berusaha mengubah industri akuakultur tradisional dan terfragmentasi di Indonesia menjadi akuakultur yang maju dan berkelanjutan.
Proses berkelanjutan dari hulu ke hilir
Tri Wahyudi menyebutkan bahwa target akuakultur sekarang yaitu integrasi dari hulu ke hilir. Kualitas air yang baik sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan. Oleh karenanya, diperlukan strategi khusus dalam menjalankan praktik akuakultur yang sustainable. Tahapan budidaya Udang Vaname by Delos Aquaculture yaitu, mulai dari persiapan lahan dan air, tebar benih, proses budidaya, hingga panen.
Persiapan lahan dan air
Tujuan dari persiapan lahan dan air yaitu untuk mempersiapkan tempat budidaya serta media hidup yang bebas dari penyakit dan memutus penyakit dari siklus sebelumnya. Tahapan ini bertujuan untuk menumbuhkan pakan alami sebagai peralihan ke pakan buatan. Secara teknis layout dan konstruksi tambak harus sejalan dengan operasional budidaya. Persiapan ini meliputi proses pembersihan, pengeringan, penyiraman HCl 32%, bioremediasi, sterilisasi basa, pengisian air, pengaplikasian cupri sulfat, pengaplikasian crustacide, pengaplikasian chlorine, dan pembentukan warna air. Awal persiapan, air ditinggikan hingga 120 cm.
Tebar benih proses budidaya
Sebelum benur ditebar perlu dilakukan assessment PL untuk mendapatkan benur berkualitas. Setelah itu, dilaku kan pencucian kantong benur dengan larutan KMnO4 dan aklimatisasi suhu serta salinitas. Selang 10 menit kemudian benih siap ditebar.
Proses budidaya udang vaname mencakup manajemen pakan, air, dasar kolam, kesehatan udang, sampling, biosecurity. Monitoring kesehatan udang oleh Delos Aquaculture dilakukan dengan cara pengamatan visual di lapangan, histopatologi mikroskopis (lipid droplets > 80% tubulus harus terisi, bentuk tubulus, warna kromatofor organ usus, total haemocyte count), dan surveillance penyakit secara berkala dengan cek PCR
Secara garis besar, praktik budidaya memiliki tahapan yang hampir sama prosedurnya, namun PT. Delos Teknologi Maritim Jaya menerapkan beberapa metode khusus yang belum banyak diketahui oleh perusahaan lain.
“Metode khusus seperti handling penyakit salah satunya, belum tentu orang lain tau handling penyakit ahpnd yang tingkat keberhasilannya 90%, kemudian penerapan sterilisasi basa bisa memundurkan munculnya WFD. Kemudian pengaplikasian arang aktif setelah sipon dimana itu kami dapatkan dari hasil trial,” jelas sarjana biologi itu.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-14 Life Below Water dan ke-17 Partnership for the Goals
Penulis: Ijl Taqiy Christya Dewanta Arthur Archiles
Editor: Avicena C. Nisa
