FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa Akuakultur FIKKIA UNAIR Raih Medali Perak Pada International Creative & Innovative Idea Competition 2025

KABAR FIKKIA – Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Tim yang terdiri dari mahasiswa FIKKIA, Vokasi, serta Fakultas Kedokteran Hewan berhasil meraih medali perak pada Minggu (9/2/2025) dalam ajang International Creative & Innovative Idea Competition (ICIIC). Kompetisi ini diselenggarakan oleh The Innovator Generation, sebuah lembaga yang berfokus pada pengembangan kreativitas generasi muda Indonesia di berbagai bidang, termasuk sains, desain, seni, sosial, dan ekonomi. 

Tim terdiri dari Isac Muhamad Kahlil Gibran (Akuakultur 2021), Laurent Mercy Pankito (Akuakultur 2022), Iftitah Ahdani Zuhri (Akuakultur 2024) dari FIKKIA, serta Habib Anwash (Sistem Informasi 2024) dan Nashwa Mawla Audyia P (Kedokteran Hewan 2024). Mereka mengusung inovasi berupa alat penabur pestisida berbasis motion control dengan konsep cable-driven robots.

Inovasi ini dirancang untuk membantu petani dalam membasmi hama secara lebih optimal guna meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan teknologi ini, penggunaan pestisida dapat dilakukan secara lebih efisien dan presisi, mengurangi limbah, serta mendukung pertanian berkelanjutan. Selain itu, proyek ini sejalan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs) point 8 yang berfokus pada Decent Work and Economic Growth. 

Persiapan Matang dan Strategi yang Tepat 

Keberhasilan tim dalam kompetisi ini tidak lepas dari persiapan yang matang serta strategi yang diterapkan selama proses lomba. Dalam menghadapi tantangan kompetisi, mereka terlebih dahulu memahami bukunpanduan lomba secara mendalam, melakukan riset yang komprehensif, serta merancang inovasi dengan pendekatan teknologi yang tepat. 

Isac Muhamad Kahlil Gibran, perwakilan tim, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.  “Tentunya sangat senang dan bersyukur karena kami bisa belajar banyak hal tentang dunia teknologi yang belum pernah kami pelajari selama ini,” ujarnya. 

Lebih lanjut, tim berharap inovasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dalam bentuk pendanaan maupun kajian akademis yang lebih mendalam. Dengan realisasi alat ini, mereka optimis dapat memberikan solusi nyata bagi sektor pertanian di Indonesia. 

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FIKKIA UNAIR memiliki potensi besar dalam menciptakan inovasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, sekaligus mengharumkan nama universitas di tingkat internasional.

Penulis: Bintang Muslimah

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *